Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Sudah Semakin Adaptif dan Berani Berinovasi, Pemkot Dorong Pelaku Usaha Lindungi Karya dengan HAKI

Mugni Supardi • Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:15 WIB
DORONG HAKI UMKM : Kegiatan Apresiasi Inovasi Award Tingkat Kota Palu Tahun 2025, Kamis (23/10/2025).
DORONG HAKI UMKM : Kegiatan Apresiasi Inovasi Award Tingkat Kota Palu Tahun 2025, Kamis (23/10/2025).

RADAR PALU - Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Palu, terutama di sektor kuliner, terus menunjukkan kreativitas tinggi dalam mengembangkan produk lokal.

Pemerintah Kota Palu melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) pun mendorong agar inovasi-inovasi di bidang kuliner dan produk kreatif lainnya semakin tumbuh dan terlindungi secara hukum.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, dalam kegiatan Apresiasi  Inovasi Award Tingkat Kota Palu Tahun 2025.

"Inovasi masyarakat, termasuk di sektor UMKM kuliner, sangat luar biasa. Banyak produk lokal kita yang punya potensi besar. Pemerintah akan terus memberi dukungan agar produk-produk ini bisa naik kelas," ujar Imelda dalam sambutannya pada Kamis (23/10/2025).

Menurutnya, saat ini pelaku UMKM di Palu sudah semakin adaptif dan berani berinovasi, baik dalam menciptakan varian rasa, kemasan, maupun model bisnis.

Namun, ia mengingatkan agar para pelaku usaha tidak lupa melindungi hasil karyanya melalui Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

"HAKI itu penting, supaya ide dan merek kita tidak diambil orang lain. Jadi, teman-teman UMKM harus segera mendaftarkan produknya. Ini bagian dari tanggung jawab kita sebagai pelaku usaha kreatif," tegasnya.

Imelda juga menekankan pentingnya pengemasan dan pemasaran modern bagi UMKM kuliner. Produk lokal, katanya, harus bisa bersaing di pasar nasional bahkan internasional.

"Kemasan produk kuliner sekarang sudah harus dua bahasa, Indonesia dan Inggris. Supaya bisa masuk ke pasar luar. Jangan takut berinovasi, jangan takut keluar membawa produk Palu ke pameran-pameran nasional," katanya.

Dirinya menyebutkan bahwa, sejumlah produk kuliner lokal seperti bawang goreng khas Palu, olahan durian, dan aneka camilan berbasis bahan lokal kini mulai dilirik pasar luar daerah.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendampingi pelaku usaha agar produk mereka memenuhi standar kemasan, perizinan, dan sertifikasi.

"Kami ingin produk UMKM kuliner Palu punya daya saing kuat. Tidak hanya enak dan unik, tapi juga memiliki nilai jual yang tinggi karena sudah terdaftar dan terlindungi," jelasnya.

Melalui ajang Inovasi Award tahun ini, Pemerintah Kota Palu berharap sektor kuliner dan UMKM dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah.

"Kalau masyarakat inovatif dan produk lokal terus berkembang, ekonomi Palu akan tumbuh kuat dari bawah," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Brida Kota Palu, Muh Akhir Armansyah, mengatakan bahwa tahun ini sebanyak 10 inovasi masyarakat telah menerima sertifikat HAKI dari pemerintah.

"Ini bentuk perlindungan hukum terhadap karya dan produk masyarakat Palu. Tahun ini kami bantu 10 inovasi kuliner dan kriya untuk memperoleh hak cipta," tandasnya. (***)

Editor : Mugni Supardi
#Hak Kekayaan Intelektual #Badan Riset dan Inovasi Daerah #Pemerintah Kota Palu #Apresiasi Inovasi Award Tingkat Kota Palu Tahun 2025 #UMKM di Palu #kota palu #Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)