Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Lapas Luwuk Terapkan Sistem Money Cashless Bagi Warbin

Mugni Supardi • Kamis, 23 Oktober 2025 | 17:55 WIB

 

INOVASI : Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan meninjau langsung penerapan sistem pembayaran non-tunai dikelola Lapas Luwuk.
INOVASI : Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan meninjau langsung penerapan sistem pembayaran non-tunai dikelola Lapas Luwuk.

RADAR PALU - Dalam rangka untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta mendukung program Digitalisasi Pemasyarakatan yang dicanangkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk menerapkan sistem money cashless bagi warga binaan.

“Dengan sistem ini, seluruh transaksi warga binaan mulai dari pembelian kebutuhan di kantin hingga tabungan terekam secara digital. Hal ini meminimalisir risiko penyalahgunaan uang tunai dan mempermudah pengawasan,” jelas Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun.

Menurutnya, inovasi ini lahir dari komitmen jajaran Lapas Luwuk untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta mendukung program Digitalisasi Pemasyarakatan yang dicanangkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) mengapresiasi langkah inovatif Lapas Kelas IIB Luwuk tersebut.

Inovasi ini dinilai menjadi terobosan positif dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih transparan, aman, dan akuntabel di lingkungan pemasyarakatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan, saat melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Lapas Luwuk, Rabu (22/10/2025).

Dalam kunjungan itu, Bagus didampingi oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Irpan, Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan M. Nur Amin, serta Kepala Lapas Luwuk Muhammad Bahrun.

Bagus meninjau langsung penerapan sistem pembayaran non-tunai di kantin dan koperasi warga binaan, termasuk operasional Primkopasindo Kantin dan Waserda yang dikelola Lapas Luwuk.

Ia menilai, penerapan sistem digital ini tidak hanya memperkuat pengawasan transaksi keuangan, tetapi juga menanamkan budaya kejujuran dan tanggung jawab bagi warga binaan.

“Penerapan sistem money cashless ini adalah langkah maju. Selain meningkatkan keamanan transaksi, juga mengajarkan warga binaan pentingnya transparansi dan manajemen keuangan yang baik. Kami harap inovasi seperti ini bisa direplikasi oleh Lapas dan Rutan lain di Sulawesi Tengah,” ujar Bagus Kurniawan.

Dengan penerapan sistem money cashless dan penguatan inovasi berbasis teknologi di Lapas Luwuk, Kanwil Ditjenpas Sulteng berharap tercipta layanan pemasyarakatan yang Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel, serta mampu menjadi role model bagi satuan kerja pemasyarakatan lainnya di Sulawesi Tengah.(***)

Editor : Mugni Supardi
#money cashless bagi warga binaan #Lapas Kelas IIB Luwuk #Kanwil Ditjenpas Sulteng #Digitalisasi Pemasyarakatan #Lapas Luwuk