Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Satu-satunya Pedagang di Pasar Talise, Pulang Bawa Rp100 Ribu Per Hari Sudah Bersyukur

Mugni Supardi • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 17:24 WIB
MATI SURI : Kondisi Pasar Talise di Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, yang menyisahkan satu pedagang saja.
MATI SURI : Kondisi Pasar Talise di Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, yang menyisahkan satu pedagang saja.

RADAR PALU - Sudah berdiri selama hampir 11 tahun sejak diresmikan pada tahun 2014 silam, kondisi Pasar Talise di Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, masih kritis.

Arni, satu-satunya pedagang yang masih bertahan di pasar yang telah direnovasi kembali pada tahun 2023 itu.

“Ya alhamdullillah dalam sehari itu ada dapat Rp100 ribu, tapi bukan keuntungan, barang dagangan yang terjual segitu, kadang juga kurang dari Rp100 ribu, tapi tetap disyukuri,” kata Arni kepada Radar Palu, belum lama ini.

Arni mengakui menjual barang-barang campuran. Dia memilih tetap bertahan karena Pasar Talise satu-satunya lokasi yang dianggapnya strategis, dibanding jika berjualan di rumahnya yang letaknya harus masuk dalam gang.

“Di sini saya tidak dipungut biaya sewa, kan secara tidak langsung saya jaga pasarnya pemerintah. Kalau listrik harus isi sendiri tokennya,” jelas Arni.

Pemerintah Kelurahan Talise Valangguni sendiri mengakui memutar otak untuk meramaikan kembali pasar Talise. Kerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Palu terus dibina.

Para pedagang didatangi, diberi imbauan, hingga skema pasar ramadan yang sempat ramai pada bulan Maret 2025. Namun, pedagang tetap enggan pindah berjualan ke Pasar Talise.

Penjabat (PJ) Sekretaris Kelurahan Talise Valangguni Dewi Angriyani mengaku kebingungan mengatasi kosongnya Pasar Talise.

“Sempat pasar di situ, cuman satu kali saja. Habis itu, (pedagang, red) hilang,” ucap Dewi Angriyani sambil tertawa, Kamis (9/10/2025).

Demi menghidupkan pasar, pihak Kelurahan menjadwalkan kerja bakti setiap minggu serta senam pagi di pasar. Selain itu, kelompok taekwondo juga diberi ruang berlatih di gedung Pasar Talise.

“Mengenai Pasar Valangguni (Pasar Talise, red) yang jelas kita mempunyai harapan yang besar untuk bisa memajukan atau menghidupkan Pasar Valangguni,” ungkapnya.

Menanggapi masalah tersebut, Kepala Disperdagin Kota Palu Zulkifli juga buka suara saat ditemui Jumat (10/10/2025) lalu.

“Sementara, Pasar Talise ini, saya kerja sama dengan pemerintah setempat yaitu kelurahan lagi melakukan pendataan kembali, pedagang-pedagang di pinggir jalan ini,” ucap Kadis Zulkifli.

“Kemungkinan ini kita akan mencarikan tenant-tenant lain untuk mau menggunakan Pasar Talise itu,” sambungnya.

Kata Zulkifli, pedagang di sekitar Valangguni akan diajak berdialog bersama pemerintah kelurahan dan Disperdagin. Strategi ini demi mengetahui keinginan pedagang agar siklus ekonomi di Pasar Talise berjalan kembali.

“Makanya diundang mereka dulu, bagaimana keinginan mereka, bagaimana keinginan kita (pemerintah, red) dipertemukan, mungkin ada solusi. Mungkin begini caranya, begini dia punya langkah,” lanjutnya.

Dia juga menegaskan belum ada perencanaan revitalisasi pasar sebab tahun 2023 bangunan Pasar Talise telah direnovasi.(***)

Editor : Mugni Supardi
#Pasar Talise #Kecamatan Mantikulore #Kelurahan Talise Valangguni