RADAR PALU - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Palu kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu.
Melalui program penyaluran bantuan rutin, BAZNAS menyerahkan paket sembako dan uang tunai dengan total senilai sekitar Rp186 Juta kepada 319 penerima manfaat di Kecamatan Palu Barat.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Camat Palu Barat tersebut turut dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, hasil kerja sama dengan Rumah Sehat BAZNAS Sitti Masyithah Palu.
"Penyaluran ZIS kepada 319 orang penerima manfaat hari ini adalah bukti nyata bagaimana dana umat dapat dikelola secara profesional untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar Asisten I Setda Kota Palu Usman dalam sambutannya pada Selasa (14/10/2025).
Dia mengapresiasi atas peran aktif BAZNAS yang terus konsisten menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk membantu warga kurang mampu di seluruh kecamatan di Kota Palu.
Ia menambahkan, kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang dilakukan bersamaan juga mendukung upaya Pemerintah Kota Palu dalam meningkatkan kesejahteraan dan derajat kesehatan masyarakat.
Usman berharap, bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan mendesak dan menjadi motivasi bagi penerima agar terus berusaha bangkit dan mandiri.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Palu Muchlis menjelaskan, Palu Barat menjadi kecamatan kedelapan dalam rangkaian penyaluran bantuan ZIS pada tahun 2025.
"Alhamdulillah, ini sudah kecamatan ke-8, dengan total penerima manfaat keseluruhan sebanyak 2.450 orang dan nilai total dana bantuan mencapai sekitar Rp1,45 miliar," ujarnya.
Ia memaparkan, BAZNAS Kota Palu menjalankan berbagai sistem penyaluran, diantaranya penyaluran harian bagi warga yang datang langsung menitipkan berkas permohonan, penyaluran per kelurahan, per kecamatan, hingga kegiatan bersama organisasi perangkat daerah (OPD).
Selain itu, BAZNAS juga aktif membantu kelompok masyarakat tertentu seperti anak yatim dan pensiunan golongan dua ke bawah.
"Kami tidak berhenti di sini. Ke depan, kami juga sedang mendata calon penerima dari kalangan pegawai nonaktif dan kelompok rentan lainnya. Kami ingin data penerima semakin baik dan penyalurannya tepat sasaran," kata Muchlis.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada media lokal yang turut membantu menyebarluaskan kegiatan BAZNAS. "Berkat publikasi media, semakin banyak masyarakat yang percaya dan menitipkan zakatnya kepada kami. Insyaallah, kami terus berupaya menjaga amanah ini agar manfaat zakat semakin meluas," ujarnya.
Muchlis menambahkan, selain program bantuan sosial, BAZNAS juga fokus pada penanganan stunting dan kegiatan kesehatan masyarakat.
"Kami sudah dua kali melaksanakan program intervensi stunting di beberapa kelurahan. Jadi selain bantuan ekonomi, kami juga mendukung upaya menurunkan angka stunting di Kota Palu," pungkasnya.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan media, BAZNAS Kota Palu berharap peran zakat dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan warga kota.(***)
Editor : Mugni Supardi