Hadianto menyampaikan sosialisasi yang dilaksanakan merupakan bentuk kebersamaan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong perbaikan manajemen keuangan. Ia menekankan agar jajaran Badan Keuangan Daerah benar-benar melaksanakan prinsip pengelolaan yang sesuai aturan.
"Prinsipnya sederhana, time is money. Waktu itu adalah uang, bahkan lebih berharga dari emas. Kalau kita tepat waktu, maka seluruh proses ke bawah juga akan tepat. Tetapi kalau terlambat, maka akan berimbas pada keterlambatan pelaporan dan akhirnya memunculkan temuan berulang," ujar Hadianto Rasyid pada Senin (8/9/2025).
Ia menambahkan, ketepatan waktu dalam penyusunan dan pelaporan keuangan menjadi kunci utama dalam menghindari masalah administrasi. Temuan yang sering muncul, menurutnya, kerap terjadi karena lemahnya disiplin waktu.
Karena itu, Hadianto meminta seluruh perangkat daerah mengikuti sosialisasi dengan baik. "Pastinya ada pesan-pesan penting yang mengingatkan kita kembali agar jangan sampai hal-hal mendasar dilupakan," ucapnya.
Wali Kota berharap pengelolaan keuangan daerah Kota Palu berjalan sesuai standar akuntansi dan sistem pengendalian yang ada. Hal itu penting, kata dia, agar capaian kinerja pengelolaan keuangan bisa maksimal serta menghasilkan pekerjaan yang baik.
"Ini bukan sekadar masalah posisi atau jabatan, tapi soal bagaimana kita mampu melaksanakan pengelolaan keuangan dengan baik. Itu yang harus menjadi komitmen kita bersama," tandasnya.
Pada kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Palu. (rna)
Editor : Nur Soima Ulfa