Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Jelang Maulid Nabi, Penjual Hiasan Telur Mulai Ramai di Palu

Nur Soima Ulfa • Senin, 25 Agustus 2025 | 15:07 WIB
Jelang Maulid Nabi, Penjual Hiasan Telur Mulai Ramai di Palu
Jelang Maulid Nabi, Penjual Hiasan Telur Mulai Ramai di Palu

RADAR PALU– Menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 5 September mendatang, membuat lapak penjual hiasan telur mulai ramai di sejumlah titik di Kota Palu. 

Pantauan Radar Palu, di Kompleks Sis Al Jufri Kawasan Religi, terlihat berderet lapak yang menyediakan beragam model hiasan telur Maulid. Hiasan yang ditawarkan cukup bervariasi, mulai Rp2.000 per batang hingga pohon hiasan yang dibanderol Rp250 ribu sampai Rp400 ribu.

Salah seorang penjual hiasan Maulid, Balqis Mahmud Alaydrus mengatakan pembeli pun tidak hanya datang dari Kota Palu. Sejumlah warga dari kabupaten sekitar seperti Parigi Moutong dan Tolitoli juga tampak berburu hiasan telur.

"Ini semua hasil buatan tangan pengrajin lokal. Hiasannya ada berbagai macam model dan warna, tergantung pesanan pembeli," kata Balqis Mahmud Alaydrus saat ditemui di lapaknya pada Senin (25/8/2025).

Tak hanya menyediakan hiasan siap jual, beberapa penjual juga melayani pesanan khusus sesuai permintaan pembeli. Bahkan, bahan mentah untuk membuat hiasan telur juga tersedia.

"Kalau ada yang mau pesan dalam jumlah banyak atau sesuai keinginan, bisa kami buatkan. Bahan mentah pun kami sediakan," tambahnya. 

Sementara itu pedagang lainnya, Qurais Bin Yahya mengatakan bahwa puncak keramaian biasanya terjadi pada hari peringatan maulid hingga sebulan setelahnya.

 "Memang persiapannya itu sebulan sebelum maulid kita sudah siapkan, tapi kalau untuk buat pohon itu sudah seminggu kita buat. Hari H rame, sampai satu bulan ke depan," kata Qurais. 

Bagi para pedagang, momen Maulid menjadi ladang rezeki. Penjualan hiasan telur mampu menghasilkan omzet hingga puluhan juta rupiah.

"Yang sekarang paling tinggi harganya Rp400 ribu, paling rendah Rp250 ribu, kalau per batang mulai Rp2 ribu, Rp5 ribu, sampai Rp10 ribu," ujarnya.

 Tradisi hiasan telur Maulid yang sudah lama melekat di tengah masyarakat, tak hanya menjaga nilai religius, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga Kota Palu. (rna)

Editor : Nur Soima Ulfa
#Telur hiasan #Maulid nabi