RADAR PALU – Harga telur di Kota Palu terus mengalami kenaikan sejak akhir Juli 2025. Berdasarkan pantauan Radar Palu di dua lokasi berbeda, yakni di Jalan Garuda No. 23 dan Pasar Masomba, tren kenaikan harga masih berlangsung hingga pertengahan Agustus 2025.
Di lapak penjualan telur Jalan Garuda No. 23, Lina selaku karyawan menyebutkan kenaikan terjadi rata-rata Rp5.000 pada setiap ukuran telur yang dijual.
"Untuk ukuran kecil sekarang Rp45.000, sedang Rp55.000, dan besar Rp65.000. Sebelumnya, telur kecil masih Rp40.000, tapi sekarang sudah ikut naik," rinci Lina kepada Radar Palu saat ditemui pada Selasa (19/8/2025).
Menurutnya, lapak tempat ia bekerja mampu menyediakan stok sekitar 1.000 butir per hari. Meski begitu, beberapa pembeli sempat mengeluhkan kenaikan harga tersebut.
Senada dengan itu, kondisi serupa juga terjadi di Pasar Masomba. Salah satu pedagang, Suryanti, menuturkan harga telur super (ukuran besar) yang sebelumnya Rp58.000 kini naik menjadi Rp60.000 per rak atau Rp2.000 per butir.
"Kemarin pengambilan terakhir sudah naik, jadi sekarang Rp60.000. Tidak ada komplain, semua menerima saja," ungkapnya.
Untuk pasokan, Suryanti menyebut biasanya mengambil stok antara 50 hingga 100 rak telur dalam sekali pengambilan, menyesuaikan permintaan pasar. Ia juga memperkirakan harga akan kembali meningkat pada bulan Maulid Nabi, karena kebutuhan masyarakat terhadap telur biasanya melonjak.
Meski kenaikan harga telur ini sempat membuat sebagian pembeli kaget, baik pedagang maupun konsumen, tetap berharap harga bisa kembali stabil agar tidak memberatkan masyarakat. (rna/mg1).
Editor : Nur Soima Ulfa