BPBD dan Dinkes Banggai Bagikan 5.000 Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

Nendra Prasetya • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:58 WIB
MEMBAGIKAN MASKER: Jajaran BPBD bersama Dinas Kesehatan Banggai membagikan sebanyak 5.000 masker kepada masyarakat sebagai upaya mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.(FOTO: NENDRA PRASETYA/RADAR PALU).
MEMBAGIKAN MASKER: Jajaran BPBD bersama Dinas Kesehatan Banggai membagikan sebanyak 5.000 masker kepada masyarakat sebagai upaya mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.(FOTO: NENDRA PRASETYA/RADAR PALU).

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) membagikan sebanyak 5.000 masker kepada masyarakat sebagai upaya mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Pembagian masker ini bertujuan melindungi masyarakat, terutama mereka yang masih harus beraktivitas di luar ruangan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak asap.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banggai, Sprrin K. Pitter, S.STP., M.Si., mengatakan pembagian masker merupakan salah satu langkah antisipasi untuk meminimalkan dampak kabut asap terhadap masyarakat.

Baca Juga: Bupati Banggai Tekankan Transparansi dan Integritas Pengadaan Barang dan Jasa

“Pembagian 5.000 masker ini merupakan bentuk upaya kami untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan kabut asap. Kami berharap masker yang dibagikan dapat dimanfaatkan dengan baik, terutama oleh warga yang harus beraktivitas di luar ruangan,” demikian draf kutipan yang perlu dikonfirmasi kepada narasumber sebelum dipublikasikan.

Menurutnya, upaya perlindungan masyarakat perlu dilakukan secara bersama-sama, tidak hanya melalui pembagian masker, tetapi juga dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan dan potensi gangguan kesehatan akibat asap.

BPBD Banggai bersama Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi asap semakin pekat. Warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker dengan benar dan menghindari paparan asap secara langsung.

Baca Juga: Satu Dekade Festival Sastra Banggai, Hadirkan Reda Gaudiamo hingga Boy Candra

Perhatian khusus perlu diberikan kepada anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan karena kelompok tersebut lebih rentan mengalami gangguan kesehatan ketika terpapar asap.

Masyarakat yang mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, atau iritasi mata diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Selain langkah perlindungan kesehatan, masyarakat juga diingatkan agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara terbuka. Pencegahan kebakaran menjadi bagian penting dalam mengurangi sumber asap dan mencegah kondisi lingkungan semakin memburuk.

Baca Juga: BUMDes di Banggai Mulai Pasarkan Arang Kelapa, Bidik Pasar Ekspor

Melalui pembagian masker tersebut, BPBD dan Dinkes Banggai berharap risiko paparan asap terhadap masyarakat dapat diminimalkan. Partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan dan mencegah kebakaran juga diperlukan agar upaya penanganan dampak kabut asap berjalan efektif.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
BPBD dan Dinkes 5.000 masker Warga terdampak Pemkab Banggai