Anwar Hafid “Tolak” Pakai Tribun Saat Memberi Sambutan, Ingin Sejajar Bersama Masyarakat Buol

Muchsin Siradjudin • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 21:00 WIB
UPACARA: Tampak Gubernur Sulteng, H. Anwar Hafid, saat menjadi irup di upacara peringatan HUT Kabupaten Buol yang ke 27, Senin (12/10/2026).(FOTO: DINAS KOMINFO BUOL/RADAR PALU).
UPACARA: Tampak Gubernur Sulteng, H. Anwar Hafid, saat menjadi irup di upacara peringatan HUT Kabupaten Buol yang ke 27, Senin (12/10/2026).(FOTO: DINAS KOMINFO BUOL/RADAR PALU).

RADAR PALU – Momen paling menyentuh terjadi saat Gubernur Anwar Hafid menolak menggunakan tribun yang sudah disiapkan panitia. Ia memilih turun ke lapangan, berdiri sama-sama dengan peserta upacara di tengah teriknya matahari.

Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Buol, dimulakan sekira pukul 09.20.00 Wita. Digelar di halaman Kantor Bupati Buol.

Dihadiri Bupati Buol Risharyudi Triwibowo, Wakil Bupati (Wabup) Moh. Nasir Daimaroto, Raja Buol, Ketua DPRD Buol Ryan Kwendi, Kapolres Buol AKBP Irwan, anggota Forkopimda, Bupati Parigi Moutong (Parimo) H. Erwin Burase, Bupati Tojo Unauna (Touna) H. Ilham Lawidu, Wakil Bupati (Wabup) Donggala H. Taufik Burhan, Bupati Buol periode 2007-2012 H. Amran Batalipu, serta utusan Pemda dan instansi vertikal dari daerah lain dan tokoh masyarakat. Upacara berlangsung penuh haru dan rasa Syukur,  Senin (12/10/2026).

Baca Juga: HUT ke-27 Kabupaten Buol, Sambutan Gubernur Dibacakan Usai Upacara

"Saya sengaja turun dari tribun ini. Karena saya mau merasakan bagaimana panasnya peserta upacara," ujar Gubernur, disambut tepuk tangan.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan komitmen meningkatkan sumber daya manusia (SDM) melalui program Berani Cerdas. Ia menyebut mulai 2027, APBD Provinsi Sulteng akan menyediakan anggaran untuk 1.000 orang kuliah kedokteran dengan harapan terwujudnya satu desa satu dokter.

Hingga tahun 2026 ini tercatat sudah 2.353 mahasiswa penerima program Berani Cerdas dan 30.000 jiwa penerima program Berani Sehat periode 2025-2026. Gubernur berharap dari Buol akan lahir 10 ribu sarjana sebagai modal membangun daerah.

Baca Juga: HUT Ke-27 Buol, Bunda Wiwik Dorong Pengolahan Potensi Lokal untuk Kesejahteraan 

Menanggapi ramainya isu tambang ilegal di media sosial, Gubernur menegaskan kebijakan melegalkan tambang emas untuk rakyat Buol, bukan untuk orang luar.

"Kebijakan saya legalkan tambang emas itu buat rakyat kita, bukan buat orang dari luar yang akan mengeruk sumber daya alam kita. Saya minta Bapak Bupati segera lakukan penataan," tegasnya. Ia menyebut dalam waktu dekat akan diterbitkan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).

Gubernur juga menyoroti kebakaran hutan dan kondisi Sungai Buol yang warnanya sudah mulai kekuningan dan mengajak menjaga lingkungan, tidak membakar lahan dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Baca Juga: Festival Mini Marching Band Meriahkan HUT Buol

Melalui program Berani Berkah, ia mengajak masyarakat meningkatkan keimanan, mendekatkan diri ke masjid dan memperbanyak doa agar hujan segera turun.

Di akhir sambutan, Gubernur yang mengaku baru dua hari sembuh dari demam berdarah, mengumumkan membawa oleh-oleh sembako bagi warga tidak mampu dan bantuan rumah sakit senilai hampir Rp200 miliar, dengan syarat lahan 5,5 hektare yang akan dibantu Pemprov.

Kegiatan ditutup dengan pemberian hadiah bagi para pemenang lomba HUT ke-27 Kabupaten Buol.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
HUT Kabupaten Buol Memilih turun dari mimbar Gubernur Anwar Hafid Sulawesi Tengah 2026