RADAR PALU - Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Donggala, menjadi momentum bersejarah bagi pengembangan usaha perikanan tangkap dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Pembangunan KNMP tersebut mendapat dukungan investasi dari Pemerintah Pusat sebesar Rp30,2 miliar. Infrastruktur KNMP Kabupaten Donggala dibangun dengan konsep hub dan penyangga yang mencakup sejumlah fasilitas pendukung aktivitas nelayan.
Fasilitas yang dibangun antara lain tambatan perahu nelayan, shelter pendaratan ikan, kantor pengelola, dok kapal, pabrik es, gedung beku (cold storage), serta kios perbekalan.
Baca Juga: Kapolres Donggala Tekankan Disiplin dan Pelayanan Humanis Saat Kunker ke Rio Pakava
Pembangunan KNMP tersebut tersebar di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Donggala, yakni Desa Salubomba, Kecamatan Banawa Tengah, Kelurahan Bone Oge, Kecamatan Banawa, Desa Batusuya, Kecamatan Sindue Tombusabora, Desa Tompe, Kecamatan Sirenja, dan Desa Pangalaseang, Kecamatan Sojol.
Peletakan batu pertama pertanda dimulainya pembangunan KNMP itu dipusatkan di Desa Batu Suya, Kamis (8/10/2026). Bupati Donggala Vera Elena Laruni memimpin langsung peletakan batu pertama pembangunan KNMP bersama unsur forkopimda. Momentum ini disaksikan langsung oleh ratusan masyarakat yang turut hadir dalam kegiatan.
Sebelum melaukan peletakan batu pertama secara simbolis, Bupati dan Forkopimda terlebih dahulu melihat langsung master plan pembangunan KNMP yang telah terapasang di area pembangunan KNMP.
Baca Juga: Donggala Dapat Alokasi Rp30,2 Miliar untuk Program Kampung Nelayan Merah Putih
Lokasi KNMP Batusuya ini sangat strategis. Berada di pesisir pantai yang dihuni mayoritas nelayan.
Bupati Vera dalam kesempatan itu mengatakan, momentum peletakan pembangunan KNMP diharapkan menjadi awal kebangkitan pembangunan dan pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Donggala.
Program tersebut menurut Vera, sejalan dengan agenda pembangunan nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan kawasan pesisir yang mandiri, maju, modern, dan sejahtera.
“Pembangunan KNMP merupakan bagian dari upaya menerjemahkan visi besar nasional Asta Cita, terutama Asta Cita ke-2 terkait swasembada pangan dan pengembangan ekonomi biru serta Asta Cita ke-6 tentang pembangunan dari desa dan dari bawah untuk mengentaskan kemiskinan,” jelas Vera.
Baca Juga: Bupati Donggala Emosi Temui Pendemo P3K, Pastikan Gaji Terbayarkan
Bupati Vera menegaskan, Pemkab Donggala sepenuhnya memberikan dukungan terhadap program KNMP. Bukti dukungan itu diwujudkan dalam bentuk pemetaan lokasi hingga penyediaan lahan untuk lokasi pembangunan KNMP di sejumlah titik di Kabupaten Donggala.
Dalam momen itu juga, Bupati Vera meminta kepada Pemerintah desa, kecamatan, Dinas Perikanan, serta instansi terkait lainnya agar memberikan dukungan dan membangun koordinasi secara maksimal agar KNMP dapat berkembang dengan baik.
Sinergi tersebut dinilai penting agar keberadaan KNMP mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat nelayan serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi kawasan pesisir.
Baca Juga: Donggala Dapat Alokasi Rp30,2 Miliar untuk Program Kampung Nelayan Merah Putih
“Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini patut kita sambut dengan rasa syukur yang sedalam-dalamnya. Kita berharap pembangunan ini dapat membangkitkan pembangunan dan pengembangan kelautan dan perikanan di masa-masa yang akan datang,” harap Bupati.
Adapun 6 lokasi pembangunan KNMP yakni, Desa Batu Suya yang dikerjakan oleh PT. Armyndo Jaya Konstruksi. Termasuk KNMP Boneoge dan Salubomba. Kemudian Desa Lero Tatari oleh CVTriga Cipta Abadi, Desa Tompe oleh CV. Senja Timur Indonesia serta Desa Pangalasiang oleh CV. Navigasi General Contractor.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin