Pemkab Morowali Matangkan Sayembara Hymne, Perkuat Identitas dan Jati Diri Daerah

Supriyono • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:15 WIB
RAPAT PERSIAPAN: Pemerintah Kabupaten Morowali menggelar rapat persiapan Sayembara Hymne Kabupaten Morowali di Aula Lantai I Kantor Bupati Morowali.(FOTO: SUPRIYONO/RADAR PALU).
RAPAT PERSIAPAN: Pemerintah Kabupaten Morowali menggelar rapat persiapan Sayembara Hymne Kabupaten Morowali di Aula Lantai I Kantor Bupati Morowali.(FOTO: SUPRIYONO/RADAR PALU).

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali, menggelar rapat persiapan Sayembara Hymne Kabupaten Morowali di Aula Lantai I Kantor Bupati Morowali, Rabu (7/10/2026).

Rapat tersebut dipimpin Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali, Muh. Ridwan, guna mematangkan konsep dan teknis pelaksanaan sayembara sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas, jati diri, serta nilai-nilai budaya daerah.

Rapat dihadiri Ketua Dewan Adat Tobungku, H. Maizun Ilwan Ridhwan, Tokoh Adat Pebotoa Adat Tobungku, H. Mauludin dan Rabiah Laonu, perwakilan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora), Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP), Bagian Hukum Setda Morowali, serta pemerhati seni Dhian Rosmery Pombalawo, Riscein Pa Tinggi dan Alsapan Tengkano. Turut hadir staf Bagian Tata Pemerintahan.

Baca Juga: Sepekan di Morowali Ditemukan Bayi di Jembatan dan Tempat Sampah

Kepala Bagian Tapem Setda Morowali, Muh. Ridwan, mengatakan bahwa sebelum sayembara Hymne Kabupaten Morowali digelar, Pemerintah Kabupaten Morowali sebelumnya telah melaksanakan sayembara logo daerah.

Menurutnya, untuk menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Lambang Daerah, unsur hymne perlu dipenuhi selain logo. Sementara itu, tema sayembara masih menunggu petunjuk dari Dewan Adat.

Ia menjelaskan, mekanisme penjurian akan melibatkan unsur tokoh adat, profesional, pemerhati seni, dan Pemerintah Daerah.

Baca Juga: Bupati Morowali Tekankan Pentingnya Menjaga Tradisi Upacara

Hymne daerah nantinya berbentuk puisi atau syair yang memuat ajakan kepada masyarakat untuk membangun daerah, melestarikan budaya, menjaga persatuan, kesatuan dan kerukunan nasional, serta memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Karena itu, panitia mengajak masyarakat luas, khususnya yang memiliki jiwa dan kemampuan di bidang seni, untuk turut berpartisipasi dalam sayembara tersebut.

Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah ketentuan teknis sayembara. Karya yang dilombakan berupa Hymne Morowali.

Baca Juga: KONI Gelar Cabor Sebagai Bagian dari Persiapan Menghadapi Porprov Sulteng di Morowali 

Peserta terbuka bagi masyarakat se-Kabupaten Morowali yang dibuktikan dengan KTP Morowali dan/atau putra-putri Morowali yang dibuktikan melalui dokumen administrasi. Peserta juga diwajibkan menyertakan surat pernyataan terkait royalti pada saat pengumpulan karya.

Penilaian dilakukan setelah peserta menyerahkan rekaman dan partitur, kemudian dilanjutkan dengan penampilan secara langsung. Tim juri akan melibatkan unsur tokoh adat, profesional, pemerintah daerah dan pemerhati seni.

Selain aspek musikalitas, sayembara juga akan memberikan perhatian pada lirik dan bagian klimaks atau kalimat penegas yang mudah diingat sehingga Hymne Morowali memiliki karakter kuat dan mampu merepresentasikan nilai, sejarah, budaya serta semangat masyarakat Morowali. Ketentuan tersebut akan dituangkan lebih lanjut dalam petunjuk teknis (juknis).

Baca Juga: Pimpin Apel Pagi, Sekkab Morowali Tekankan Percepatan Pembahasan Anggaran

Dari sisi pembiayaan, anggaran hadiah disiapkan bagi juara I sebesar Rp45 juta, juara II Rp30 juta dan juara III Rp25 juta.

Sementara itu, tahapan pelaksanaan sayembara dijadwalkan mulai 6–18 Oktober 2026 untuk pengumuman dan pendaftaran peserta, dilanjutkan sosialisasi melalui zoom pada 19–20 Oktober.

Pengumpulan karya berlangsung pada 21 Oktober hingga 15 November, sedangkan proses penilaian dijadwalkan menyesuaikan tahapan teknis yang ditetapkan panitia.

Baca Juga: Pemkab Morowali Perkuat Sinergi dan Kekompakan

Pengumuman pemenang direncanakan pada 1 Desember 2026, kemudian dilanjutkan penyerahan penghargaan sekaligus launching Hymne Kabupaten Morowali pada 5 Desember 2026 bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Morowali.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Hymne daerah Morowali Memperkuat identitas sayembara perda