RADAR PALU - Sebanyak 78 mahasiswa STIFA Pelita Mas Palu menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Morowali Utara (Morut).
Selama 40 hari ke depan, mereka akan memperkuat kegiatan pelayanan kefarmasian di tujuh kecamatan melalui program kerja bersama puskesmas setempat.
Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan XXV Tahun 2026 tersebut menjalankan praktik lapangan mulai 3 Oktober hingga 13 November 2026.
Baca Juga: Kanwil Kemenkum Sulteng Perkuat Harmonisasi Regulasi Pengelolaan Sampah dan Tata Kelola BLUD Parimo
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morut menerima mereka secara resmi di Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Senin (5/10/2026).
Rombongan dipimpin Ketua STIFA Pelita Mas Palu Prof. Joni Tandi, bersama Ketua Pelaksana KKN Matra Novalia Palipadang, serta dosen pembimbing lapangan.
Ketua Pelaksana KKN Profesi Kesehatan STIFA Pelita Mas Palu, Matra Novalia Palipadang, mengatakan seluruh mahasiswa akan melaksanakan program kerja wajib dan tambahan dengan fokus utama pada pelayanan kefarmasian.
Baca Juga: Buntut Ricuh PT Askon di Morowali: Sengketa Kompensasi Debu Buntu, Aktivitas Tambang Lumpuh Total
"Mahasiswa kami paling banyak akan melakukan kegiatan di puskesmas, terutama di apotek puskesmas. Karena itu, kami sangat berharap bantuan dan bimbingan dari kepala puskesmas agar anak-anak kami dapat melaksanakan program kerja sekaligus mendapatkan pengalaman belajar yang baik ketika berada di lapangan," kata Matra.
STIFA Pelita Mas Palu menempatkan 10 mahasiswa di Mori Atas, 12 mahasiswa di Mori Utara, 12 mahasiswa di Lembo, 10 mahasiswa di Lembo Raya, 12 mahasiswa di Petasia, 10 mahasiswa di Petasia Timur, dan 12 mahasiswa di Petasia Barat.
Para mahasiswa akan menjalankan kegiatan lapangan di tujuh puskesmas, yakni Puskesmas Tomata, Puskesmas Mayumba, Puskesmas Beteleme, Puskesmas Petumbea, Puskesmas Kolonodale, Puskesmas Molino, dan Puskesmas Anutoluwu Tiu.
Baca Juga: BBM di Palu Tak Kunjung Normal, Warga Masih Hadapi Antrean
Melalui penempatan tersebut, mahasiswa akan menjalankan program kerja sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan, khususnya pada unit kefarmasian atau apotek puskesmas.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Morut, Musda Guntur, menyambut kehadiran mahasiswa KKN STIFA Pelita Mas Palu.
Dia menyebut keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan lapangan di Morut membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan.
Baca Juga: Inspektorat Morut Dorong ASN Naikkan Skor Integritas
Menurut Musda, kolaborasi tersebut penting untuk mendukung visi pembangunan Morowali Utara, yakni mewujudkan daerah yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
"Kolaborasi antara dunia perguruan tinggi dan pemerintah daerah sangat diharapkan ke depan. Kami terbuka untuk menerima dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan selama pelaksanaan KKN," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Morut, Arif Paskal Pokonda, menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta KKN.
Baca Juga: Sekwan DPRD Sulteng Moh. Sadly Lesnusa Dilantik dalam Kepengurusan DPW MIPI Sulawesi Tengah
Arif berharap mahasiswa dapat menjalankan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik selama berada di Morowali Utara.
Program KKN ini diharapkan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan ilmu farmasi secara langsung sekaligus mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kerja puskesmas. (***)
Editor : Ilham Nusi