HUT ke-77 GKST Efrata Peonea, Bupati Morut Ajak Jemaat Jadi Berkat

Ilham Nusi • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 18:01 WIB
IBADAH: Bupati Morut Delis Julkarson Hehi menghadiri ibadah syukur HUT ke-77 Jemaat GKST Efrata Peonea di Desa Peonea, Kecamatan Mori Atas, Sabtu (26/9/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
IBADAH: Bupati Morut Delis Julkarson Hehi menghadiri ibadah syukur HUT ke-77 Jemaat GKST Efrata Peonea di Desa Peonea, Kecamatan Mori Atas, Sabtu (26/9/2026). (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

RADAR PALU - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkarson Hehi mengajak Jemaat GKST Efrata Peonea menjaga persatuan dan terus menjadi berkat bagi masyarakat di usia ke-77, Sabtu (26/9/2026).

Delis menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri ibadah syukur HUT ke-77 Jemaat GKST Efrata Peonea di Desa Peonea, Kecamatan Mori Atas . 

Dalam ibadah itu, Delis juga mendapat kesempatan melayani sebagai pembawa firman.

Baca Juga: Morut Borong Empat Penghargaan Pendidikan 2026

Ibadah syukur mengusung tema "Satu Hati, Satu Tujuan, Satu Misi dalam Kasih Kristus" dan subtema "Melalui Semangat Persatuan dan Persaudaraan, Jemaat GKST Efrata Peonea Terus Bertumbuh, Melayani dan Bersaksi Bersama bagi Kemuliaan Tuhan."

Delis hadir bersama Ketua TP-PKK Morut yang juga Senator DPD RI Dapil Sulteng Febriyanthi Hongkiriwang.

Keduanya disambut Ketua Majelis Jemaat GKST Efrata Peonea Pdt. Yet Muliana Sanggona, Pdt. Mariansi Sawilan, Kepala Desa Peonea Kriswal Wiko Maroangi, jajaran Majelis Jemaat GKST Efrata Peonea, Camat Mori Atas Akron Suyut Tampake, serta Kapolsek Mori Atas AKP Sonny Rivaldo Mandias.

Baca Juga: Subuh Berkah HUT ke-48, Wali Kota Palu Ajak Masyarakat Perkuat Kebersamaan

Dalam khotbahnya, Delis mengajak jemaat memaknai usia 77 tahun sebagai perjalanan panjang iman dan penyertaan Tuhan.

"Kalau sampai hari ini, di usia 77 tahun, jemaat ini masih berdiri, itu adalah perjalanan iman yang panjang. Ada air mata, ada pengorbanan, ada tenaga dan materi yang telah diberikan oleh generasi-generasi sebelumnya," kata Delis.

Dia mengatakan perjalanan panjang tersebut menjadi bukti bahwa Tuhan terus menyertai Jemaat GKST Efrata Peonea.

Baca Juga: HUT Kota Palu: “Moving In Action”, Bunda Wiwik: Saatnya Bergerak dan Bertindak Nyata

Delis kemudian mengaitkan tema HUT ke-77 dengan pentingnya persatuan dalam kehidupan jemaat. 

Dia mengingatkan bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan bersama, tetapi tidak boleh memutus persaudaraan.

"Kalau satu hati, satu tujuan, satu misi dan tetap hidup dalam kasih Kristus, saya percaya jemaat ini akan terus dipelihara Tuhan. Kita dipanggil bukan hanya untuk diberkati, tetapi juga untuk menjadi berkat," ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Morut Siapkan SDM Industri Lewat Beasiswa Teknik Metalurgi

Delis juga mendorong Jemaat GKST Efrata Peonea agar pertumbuhan jemaat berjalan bersama dengan pelayanan kepada masyarakat.

Dia berharap jemaat dapat memberikan dampak positif bagi Desa Peonea, Kecamatan Mori Atas hingga Kabupaten Morowali Utara.

"Jadilah terang bagi Desa Peonea, bagi Kecamatan Mori Atas dan bagi Morowali Utara. Teruslah bertumbuh, terus melayani dan terus bersaksi," katanya.

Baca Juga: UMKM Sulteng Dibidik Masuk Pasar Global, Standar Produk Jadi Kunci

Pesan tersebut sejalan dengan tema HUT ke-77 yang menempatkan persatuan, pelayanan dan kesaksian sebagai bagian penting dari perjalanan jemaat.

Sementara itu , Febriyanthi Hongkiriwang juga menyampaikan ucapan syukur atas perjalanan 77 tahun Jemaat GKST Efrata Peonea.

Dia mengajak seluruh jemaat memahami peran masing-masing dalam kehidupan bergereja.

Menurut Febriyanthi, setiap orang memiliki fungsi berbeda, tetapi tetap berada dalam satu tubuh Kristus.

Baca Juga: Angka Kemiskinan Banggai Turun, Seribu Lebih Warga Keluar dari Kemiskinan

"Ada yang menjadi kaki, ada yang menjadi tangan, ada yang menjadi mata dan ada yang menjadi telinga. Tetapi kita semua satu dalam satu tubuh Kristus," ujar Febriyanthi.

Dia berharap persatuan dan persaudaraan terus terjaga agar Jemaat GKST Efrata Peonea semakin bertumbuh dan memberikan kesaksian di tengah masyarakat.

"Saya percaya, dengan persatuan dan persaudaraan yang kuat, Jemaat GKST Efrata Peonea dapat terus bertumbuh dan bersaksi, serta menjadi berkat bagi Desa Peonea, Kecamatan Mori Atas dan Kabupaten Morowali Utara," katanya.

Baca Juga: Pemkab Touna Perkuatan Ekonomi Daerah

Febriyanthi juga mengajak jemaat memasukkan Morowali Utara dalam doa syafaat agar daerah tersebut mendapat kedamaian dan keamanan.

Dia secara khusus meminta dukungan doa bagi Bupati Delis dalam menjalankan tugas pemerintahan.

"Bapak Bupati juga manusia. Beliau bukan Superman. Kadang bisa salah, kadang bisa sakit. Karena itu, dukungan doa dari kita semua sangat penting agar beliau terus diberi kekuatan untuk bekerja bagi Morowali Utara yang lebih sehat, cerdas dan sejahtera," ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Touna Raih Dua Penghargaan Pendidikan Bago Nggabelo 2026

Ketua Majelis Jemaat GKST Efrata Peonea, Pdt. Yet Muliana Sanggona mengatakan HUT ke-77 tahun ini memiliki makna khusus.

Untuk pertama kalinya, Jemaat GKST Efrata Peonea merayakan HUT secara terpisah dari perayaan HUT Desa Peonea.

"Dalam rapat jemaat tahun pelayanan 2026, diputuskan bahwa mulai tahun ini hari ulang tahun jemaat berdiri sendiri. Puji Tuhan, hari ini kita boleh melaksanakannya," ujar Pdt. Muliana.

Baca Juga: HUT ke-48 Kota Palu, CPM Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan  Bersama Pemkot

Dia mengapresiasi seluruh warga jemaat yang terlibat dalam rangkaian kegiatan HUT, termasuk panitia yang bekerja di tengah berbagai keterbatasan.

Pdt. Muliana juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Delis yang menyempatkan hadir dan melayani jemaat di tengah kesibukan pemerintahan.

Rangkaian HUT ke-77 sebelumnya diisi berbagai kegiatan kerohanian, kebersamaan dan pelayanan yang melibatkan seluruh unsur jemaat.

Baca Juga: Bupati Sampaikan Aspirasi Masyarakat Terkait Kebutuhan Listrik Saat Audiensi Bersama PLN di Jakarta

Puncak perayaan berlangsung dalam suasana sederhana dan hangat. Delis dan Febriyanthi bersama keluarga turut mengikuti tiup lilin kue ulang tahun jemaat.

Perayaan tersebut menjadi simbol syukur atas perjalanan panjang Jemaat GKST Efrata Peonea sekaligus harapan agar generasi berikutnya terus menjaga iman, persaudaraan dan semangat pelayanan. (***)

Editor : Ilham Nusi
GKST Efrata Peonea HUT GKST Efrata Peonea Febriyanthi Hongkiriwang Delis Julkarson Hehi gereja