Pemkab Touna Raih Dua Penghargaan Pendidikan Bago Nggabelo 2026

Heriyanto • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 18:40 WIB
PENGHARGAAN: Pemkab Touna, kembali mencatat capaian di bidang pendidikan, meraih Bago Nggabale 2026 yang diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (25/9/2026).(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).
PENGHARGAAN: Pemkab Touna, kembali mencatat capaian di bidang pendidikan, meraih Bago Nggabale 2026 yang diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (25/9/2026).(FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU).

RADAR PALU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tojo Unauna (Touna), kembali mencatat capaian di bidang pendidikan. Dua penghargaan diraih dalam Anugerah Pendidikan Bago Nggabale 2026 yang diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (25/9/2026).

Dua penghargaan tersebut masing-masing diberikan dalam kategori Daerah Akses Pemerataan Pendidikan Wilayah Kepulauan dan Daerah yang Memiliki Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Tercepat.

Penghargaan diterima Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Touna, Mohammad Asrar Mohamad Ali, yang hadir mewakili Bupati, Ilham Lawidu.

Baca Juga: Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Touna Mendapat Perhatian Kemenkes RI

Capaian tersebut menjadi perhatian penting mengingat kondisi geografis Touna yang memiliki karakter wilayah kepulauan dengan sebaran masyarakat dan satuan pendidikan di berbagai wilayah.

Penghargaan pada kategori Daerah Akses Pemerataan Pendidikan Wilayah Kepulauan mencerminkan perhatian terhadap upaya pemerataan layanan pendidikan di daerah yang memiliki tantangan geografis.

Jarak antardaerah, kondisi wilayah, serta sebaran permukiman menjadi bagian dari tantangan dalam memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan.

Baca Juga: Bupati Touna Hadiri Rakor Program Khusus Pemerintah untuk Bioetanol di Jakarta

Dalam kondisi tersebut, pemerataan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan keberadaan sekolah, tetapi juga bagaimana layanan pendidikan dapat menjangkau peserta didik secara berkelanjutan di berbagai wilayah Touna.

Sementara itu, penghargaan Daerah yang Memiliki Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Tercepat menunjukkan adanya langkah percepatan dalam membangun budaya lingkungan sekolah yang mendukung proses belajar peserta didik.

Lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, orang tua hingga masyarakat.

Baca Juga: Touna Menjadi Salah Satu Daerah Terpilih di Sulteng dalam Program Strategis Nasional

Budaya sekolah yang positif diharapkan dapat menciptakan ruang belajar yang lebih kondusif sehingga peserta didik dapat belajar, berinteraksi dan berkembang dengan baik.

Dua penghargaan yang diterima Pemkab Touna bukan hanya menjadi capaian, tetapi juga menjadi dorongan untuk menjaga keberlanjutan program pendidikan.

Pemerataan akses pendidikan di wilayah kepulauan perlu terus diperkuat, sementara penerapan budaya sekolah yang aman dan nyaman harus menjadi bagian dari praktik sehari-hari di satuan pendidikan.

Baca Juga: Wabup Touna Hadiri Rakor Percepatan Pertumbuhan Ekonomi se-Sulawesi di Makassar 

Capaian tersebut sekaligus menegaskan bahwa tantangan pendidikan Touna tidak berhenti pada memperoleh penghargaan. Tantangan berikutnya adalah memastikan kebijakan dan program yang telah berjalan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik di seluruh wilayah.

Dengan karakter wilayah kepulauan yang dimiliki, keberlanjutan pemerataan layanan pendidikan dan penguatan lingkungan sekolah yang aman menjadi bagian penting dalam membangun kualitas pendidikan di Kabupaten Touna.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Meraih penghargaan bergengsi Bago Nggabale 2026 Kabupaten Touna pendidikan