Dua Hari Menghilang, Karyawan PT UKK Belum Ditemukan di Perairan Ganda-Ganda

Ilham Nusi • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 11:53 WIB
Tim gabungan berkoordinasi dalam upaya pencairan Supriadi (31), karyawan PT Usaha Kita Kinerja Utama (UKK) yang diduga jatuh dari tongkang di Pelabuhan Jetty Desa Ganda-Ganda, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)
Tim gabungan berkoordinasi dalam upaya pencairan Supriadi (31), karyawan PT Usaha Kita Kinerja Utama (UKK) yang diduga jatuh dari tongkang di Pelabuhan Jetty Desa Ganda-Ganda, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. (FOTO: ISTIMEWA/RADAR PALU)

 

RADAR PALU – Sudah dua hari menghilang, karyawan PT Usaha Kita Kinerja Utama (UKK) bernama Supriadi (31) belum juga ditemukan setelah diduga terjatuh dari tongkang di Pelabuhan Jetty Desa Ganda-Ganda, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Hingga saat ini, Tim SAR gabungan masih terus menyisir perairan di sekitar lokasi untuk mencari korban.

Supriadi dilaporkan hilang pada Selasa (4/8/2026) sekira pukul 06.10 WITA saat menjalankan tugas mengecek kemiringan tongkang di bagian buritan.

Baca Juga: Kapolda Sulteng Lepas 116 Personel Perkuat Polres Banggai Laut

Beberapa saat kemudian, rekan kerjanya memanggil korban untuk kembali ke bagian depan tongkang. Namun, Supriadi tidak memberikan jawaban.

Rekan-rekannya langsung melakukan pencarian di sekitar kapal dan hanya menemukan helm serta sepatu korban mengapung di permukaan air.

Laporan kejadian itu segera diteruskan ke Pos SAR Morowali. Tim Rescue kemudian bergerak menuju lokasi pada Selasa sore dan tiba di Pelabuhan Jetty Ganda-Ganda pada malam hari setelah menempuh perjalanan sekitar 4,5 jam.

Baca Juga: DBH Minerba Sulteng Terancam Nol, DPRD Desak Revisi Kepmen ESDM 157

Memasuki hari kedua, Rabu (5/8/2026), Tim SAR gabungan mengawali operasi dengan briefing untuk mengevaluasi kondisi lapangan, kesiapan personel, dan strategi pencarian.

Tim kemudian membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan pencarian di titik diduga korban jatuh menggunakan perahu karet dan alat pendeteksi bawah air Aqua Eye dengan radius dua mil laut.

Sementara SRU kedua menyisir garis pantai dan perairan sekitar Pelabuhan Jetty Ganda-Ganda menggunakan speed boat milik PT UKK dengan jangkauan sekitar satu kilometer.Baca Juga: MoU Belum Kelar, Penanganan Permanen Krisis Air Bersih Petasia Terancam Mandek

"Kami membagi personel ke dalam dua SRU. Satu tim fokus di titik diduga korban jatuh menggunakan Aqua Eye, sedangkan tim lainnya menyisir kawasan pesisir sekitar pelabuhan," kata Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga SAR, Rusmadi.

Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Pos SAR Morowali, Polsek Petasia, Babinsa, pihak PT UKK, serta masyarakat sekitar.

Hingga berita ini diterbitkan, karyawan PT UKK yang hilang tersebut masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus memperluas penyisiran di perairan sekitar Pelabuhan Jetty Ganda-Ganda dengan harapan korban segera ditemukan. (***)

Editor : Ilham Nusi
Karyawan PT UKK Hilang PT UKK Pos SAR Morowali Orang Hilang Basarnas