RADAR PALU - Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Gorontalo menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Gorontalo Utara dengan menyalurkan bantuan sebanyak 400 liter BBM Biosolar atau setara dua drum untuk mendukung proses evakuasi dan penanganan bencana.
Bantuan tersebut diserahkan pada Selasa (2/6) di Kecamatan Biau, salah satu wilayah yang terdampak bencana. BBM Biosolar itu akan digunakan untuk mendukung operasional alat berat dan kendaraan truk diesel yang terlibat dalam proses evakuasi serta penanganan dampak bencana di tiga desa terdampak.
Penyerahan bantuan dihadiri oleh Integrated Terminal Manager Gorontalo Mohammad Fajri Fitrianto bersama perwakilan Retail SBM Sulutgo III Gorontalo. Hadir pula unsur Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, Pemerintah Kecamatan Biau, aparat setempat, kepala desa, serta masyarakat terdampak.
Baca Juga: Dua Kapal Ditangkap, Pertamina Dukung Penuh Penindakan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Bantuan BBM diserahkan langsung kepada Camat Biau dan diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo Utara yang bertanggung jawab mengoordinasikan penanganan bencana di wilayah tersebut.
Integrated Terminal Manager Gorontalo, Mohammad Fajri Fitrianto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina untuk hadir dan memberikan dukungan nyata kepada masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat.
“Bantuan BBM Biosolar ini diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional alat berat dan kendaraan pendukung lainnya dalam proses evakuasi serta penanganan dampak bencana. Kami berharap upaya penanganan dapat berjalan lebih cepat sehingga kondisi masyarakat terdampak dapat segera pulih,” ujarnya.
Baca Juga: Pertamina IT Bitung Latih Pengajar Rumah Anak Pesisir Jadi Pelaku Usaha Kreatif Dekorasi Acara
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa Pertamina berupaya hadir tidak hanya melalui penyediaan energi, tetapi juga lewat berbagai program sosial kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat saat menghadapi kondisi darurat.
Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah, BPBD, aparat, dan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penanganan pascabencana.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus memberikan dukungan sesuai kebutuhan di lapangan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal,” kata Lilik.
Baca Juga: Survei Seismik Laut Dalam Dimulai di Perairan Sulawesi Barat, Pertamina Bidik Cadangan Migas Baru
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya penguatan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana serta kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan dalam penanganan kondisi darurat.
Pemerintah setempat mengapresiasi bantuan yang diberikan Pertamina karena dinilai sangat membantu kebutuhan mendesak di lapangan, terutama dalam memastikan operasional alat berat untuk membuka akses wilayah terdampak dan mempercepat proses evakuasi warga.
Melalui bantuan tersebut, Pertamina berharap penanganan bencana di Kecamatan Biau dapat berlangsung lebih optimal sehingga aktivitas masyarakat terdampak dapat segera kembali normal.(*)
Editor : Rony Sandhi