RADAR PALU - Ramadan menjadi momentum berbagi bagi komunitas pemuda Cendekia Society.Id. Melalui kegiatan Buka Bersama Pelosok di Masjid Al-Muhajirin, Desa Pani’i, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, mereka menyalurkan bantuan alat tulis kepada santri TPA sebagai dukungan terhadap semangat belajar anak-anak di wilayah pelosok.
Dalam kegiatan tersebut, Cendekia Society.Id juga mengambil peran sebagai Person In Charge (PIC) dari Yayasan Sahabat Kemanusiaan, yang menggagas program Buka Bersama Pelosok di masjid tersebut.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam suasana Ramadan ini dihadiri sekitar 50 hingga 60 jamaah, yang terdiri dari masyarakat desa, para santri TPA, serta tokoh agama setempat.
Sejak menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat tampak antusias berkumpul di area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan kebersamaan tersebut.
Agenda dimulai dengan buka puasa bersama dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah serta makan malam bersama yang menghadirkan suasana kekeluargaan antara masyarakat dan para relawan.
Kebersamaan itu kemudian berlanjut dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah yang dipenuhi kekhusyukan.
Pada akhir kegiatan, Cendekia Society.Id mendistribusikan paket alat tulis kepada 20 orang santri pelajar yang aktif belajar di TPA setempat.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar anak-anak di wilayah pelosok.
Founder Cendekia Society.Id, Opick Delian Alindra, menyampaikan bahwa program pembagian alat tulis ini merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan anak-anak.
Menurutnya, menjaga semangat belajar generasi muda merupakan tanggung jawab bersama, terutama bagi masyarakat yang memiliki kesempatan untuk saling membantu.
Ia menuturkan bahwa pendidikan adalah fondasi penting bagi masa depan generasi muda. Oleh karena itu, dukungan sekecil apa pun—termasuk penyediaan alat tulis—diharapkan mampu menjaga semangat para pelajar untuk terus menuntut ilmu.
“Kadang hal yang terlihat sederhana seperti alat tulis justru sangat berarti bagi anak-anak yang sedang belajar. Kami ingin memastikan bahwa mereka tetap memiliki semangat untuk menuntut ilmu, karena dari pendidikanlah masa depan mereka akan terbentuk,” ujarnya.
Selain itu, dalam tausiahnya saat Tarawih, Opick juga mengajak masyarakat untuk memperkuat kesadaran tentang pentingnya Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebagai salah satu kekuatan ekonomi umat yang dapat membantu berbagai kebutuhan sosial, termasuk dalam bidang pendidikan.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Pemerintah Desa setempat serta pengurus Masjid Al-Muhajirin yang turut menyambut baik kehadiran para relawan.
Perwakilan pengurus masjid sekaligus tokoh agama setempat, Ustaz Mardan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, masyarakat desa merasa sangat senang dan terbantu dengan kehadiran para pemuda yang membawa kegiatan yang penuh manfaat bagi masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan senang atas kunjungan ini. Kegiatan seperti ini sangat luar biasa, penuh berkah dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta anak-anak santri di desa kami,” ungkap Ustaz Mardan.
Ia juga menambahkan bahwa sebelumnya Cendekia Society.Id pernah hadir di Desa Pani’i dalam kegiatan distribusi wakaf Al-Qur’an dan Iqra untuk TPA yang ia bina.
Karena itu, ia berharap hubungan silaturahmi dan kepedulian tersebut dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Melalui kegiatan Buka Bersama Pelosok ini, Cendekia Society.Id ingin menunjukkan bahwa gerakan pemuda tidak hanya berhenti pada gagasan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat.
Dari pelosok Desa Pani’i, semangat kepedulian itu kembali ditegaskan: menjaga semangat belajar anak-anak adalah bagian dari menjaga masa depan umat.(*)
Editor : Mugni Supardi