Forum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan organisasi kepramukaan di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Ilham menegaskan kedekatan emosionalnya dengan Pramuka sejak masa sekolah, yang menurutnya membentuk karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan.
Baca Juga: Kemenkum Sulteng Dukung Riset Hak Cipta Mahasiswa Untad, Soroti Pengelolaan Royalti Musik di Palu
"Bagi saya pribadi, Pramuka adalah organisasi yang paling membekas saat sekolah. Di sanalah saya belajar tentang tanggung jawab, kebersamaan dan arti pengabdian," ujar Bupati.
Ia menilai kegiatan Pramuka bukan sekadar baris-berbaris atau berkemah, tetapi proses pembentukan mental tangguh dan kemampuan kerja tim.
"Nilai Dasa Dharma dan Tri Satya, telah menjadi fondasi dalam membangun integritas dan kepemimpinan,"jelasnya.
Baca Juga: Pegadaian Sosialisasi Produk Emas di Dinas Pangan Sulteng, ASN Didorong Melek Investasi
Bupati juga mengajak generasi muda aktif di Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter di tengah tantangan era digital.
"Di era digital ini, anak-anak muda membutuhkan wadah yang mampu membentuk disiplin, kepemimpinan, dan semangat gotong royong. Pramuka hadir menjawab kebutuhan itu,"ajaknya.
Ia berharap Muslub menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan organisasi dan semakin banyak generasi muda merasakan manfaatnya.
Baca Juga: Menjelang Ramadan, Penjual Bunga Nyekar di Talise Bertahan dari Musim ke Musim
“Pada kesempatan ini, saya berharap Musyawarah Luar Biasa ini menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan Gerakan Pramuka di Touna, sehingga semakin banyak generasi muda yang merasakan manfaat organisasi tersebut sebagaimana yang pernah saya rasakan,"harapnya. (*)
Editor : Agung Sumandjaya