Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Bocah 10 Tahun Tenggelam di Pantai Leok Buol Ditemukan Meninggal Dunia

Wahono. • Sabtu, 7 Februari 2026 | 11:14 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tenggelam di Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Sabtu (7/2/2026).
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban tenggelam di Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Sabtu (7/2/2026).

RADAR PALU – Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di perairan Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Sabtu (7/2).

 

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melalui laporan resmi menyampaikan, operasi SAR dilanjutkan pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 Wita.

 

Tim SAR gabungan membagi Search and Rescue Unit (SRU) menjadi dua tim untuk memperluas area pencarian di sekitar lokasi kejadian.

 

 

“SRU 1 melakukan pencarian menggunakan perahu karet, sementara SRU 2 menggunakan perahu nelayan,” demikian keterangan dalam laporan yang disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H.

 

Upaya pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 10.05 Wita. SRU 2 berhasil menemukan korban pada koordinat 1°10'23.2"N - 121°25'39.5"E. Posisi korban berada sekitar 0,51 nautical mile ke arah selatan atau 155,27 derajat dari titik lokasi kejadian awal.

 

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

 

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kondisi membahayakan manusia dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

 

Operasi pencarian dan pertolongan ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue USS Tolis, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD Kabupaten Buol, pemerintah desa setempat, serta nelayan lokal yang turut membantu proses pencarian di laut.

 

Dalam pelaksanaan operasi SAR, sejumlah peralatan digunakan, antara lain rescue car, perahu karet, peralatan SAR air, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta peralatan evakuasi.

 

Basarnas Palu kembali mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di wilayah pesisir pantai.

 

Kondisi cuaca dan arus laut yang tidak menentu dapat membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak.

 

Untuk keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan Emergency Call Basarnas di nomor 115 yang siap melayani 24 jam.

Editor : Wahono.
#Buol #tim sar #pantai #evakuasi #tenggelam #Basarnas