RADAR PALU – Komunitas jurnalis pecinta alam yang tergabung dalam Tanggal Merah Mendaki (TAMEME) melaksanakan pemasangan plakat nama di tiga titik jalur pendakian Gunung Rore Kautimbu, kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), Sabtu (9/8) Kabupaten Poso. Kegiatan ini menjadi bagian dari penyambutan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Koordinator kegiatan, Anwar Ismail, mengungkapkan bahwa inisiatif tersebut muncul setelah melihat banyak plakat penanda yang rusak atau tidak terbaca lagi. Kondisi itu dikhawatirkan dapat mengurangi kenyamanan dan keselamatan pendaki yang melintas di jalur tersebut.
“Pemasangan kami lakukan di tiga titik, yakni Helipad, Puncak Dingin, dan Istana Lumut. Kami bekerja sama dengan Balai Besar TN Lore Lindu untuk memastikan pemasangan sesuai aturan kawasan konservasi,” jelas Anwar.
Menurutnya, pemasangan plakat tidak hanya berfungsi sebagai penanda lokasi dan ketinggian, tetapi juga sebagai pengingat bagi pendaki untuk menjaga kelestarian alam di jalur tersebut.
“Kami ingin menambah kenyamanan pendaki sekaligus menanamkan kesadaran menjaga lingkungan,” tambahnya.
Perwakilan Balai Besar TN Lore Lindu, Hasdi, mengapresiasi langkah komunitas jurnalis TAMEME. Ia menilai penanda tersebut sangat bermanfaat, khususnya bagi pendaki yang baru pertama kali menapaki jalur Rore Kautimbu.
“Plakat ini membantu pendaki mengetahui posisi mereka dengan jelas, terutama terkait ketinggian lokasi. Kami berharap plakat yang sudah terpasang dapat dijaga oleh semua pihak,” ujarnya.
Hasdi juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertepatan dengan persiapan upacara bendera yang akan digelar di Helipad Gunung Rore Kautimbu pada 17 Agustus mendatang. Ia mengimbau pendaki untuk menjaga kebersihan jalur selama dan setelah kegiatan.
“Setelah upacara bendera, kami akan melaksanakan aksi bersih-bersih jalur pendakian. Kami mengajak seluruh pendaki untuk membawa turun kembali sampahnya,” tegasnya.
Editor : Wahono.