Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Warga Behoa dan Pengunjung Festival Tampo Lore Antusias Belajar Pengelolaan Keuangan

Wahono. • Senin, 30 Juni 2025 | 16:45 WIB
Kayleen, Konsultan Keuangan dari Hannah Asa Indonesia, menjelaskan pentingnya menyisihkan penghasilan sejak dini dalam sesi pelatihan di Festival Tampo Lore 2025, Pokekea, Lore Tengah.
Kayleen, Konsultan Keuangan dari Hannah Asa Indonesia, menjelaskan pentingnya menyisihkan penghasilan sejak dini dalam sesi pelatihan di Festival Tampo Lore 2025, Pokekea, Lore Tengah.

 

RADAR PALU - Tidak hanya merayakan kekayaan budaya megalitikum, Festival Tampo Lore 2025 juga menjadi ajang berbagi ilmu yang sangat relevan dengan kehidupan masyarakat modern. Pada hari kedua,Sabtu (28/6) gelaran yang berlangsung di Situs Megalit Pokekea, Desa Hanggira, Lore Tengah, Kabupaten Poso, para pengunjung disuguhkan sesi pelatihan pengelolaan keuangan bersama Kayleen, konsultan finansial bersertifikat sekaligus trainer dari Hannah Asa Indonesia.


Dalam sesi yang diikuti sekitar 30 peserta itu, Kayleen membuka wawasan para warga tentang pentingnya merencanakan keuangan sejak dini—terutama untuk menjamin masa tua yang aman dan mandiri secara finansial.


“Jangan tunggu uang tersisa, tapi sisihkan di awal. Ini dua hal yang terlihat mirip tapi dampaknya jauh berbeda,” ujar Kayleen, yang memegang sertifikasi Certified Financial Planner (CFP), dengan gaya penyampaian yang ringan namun menggugah.


Kayleen mengajak peserta untuk mulai menyusun anggaran, mencatat arus kas, hingga mengenali perbedaan antara kebutuhan dan keinginan. Menurutnya, banyak keluarga terjebak dalam krisis keuangan hanya karena tidak bisa membedakan hal tersebut.


“Kebutuhan itu seperti membayar listrik, beli bahan pokok, atau bayar uang sekolah. Sedangkan liburan mahal atau ganti ponsel terbaru, itu keinginan,” jelasnya.


Tak hanya itu, ia juga membagikan strategi dasar dalam berinvestasi dan pentingnya memiliki perlindungan risiko melalui asuransi. “Perencanaan pensiun bukan hanya untuk orang tua. Justru yang muda harus memulai lebih awal,” pesannya.


Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang sesi. Banyak yang aktif bertanya, terutama soal cara mengelola penghasilan bulanan agar cukup untuk kebutuhan, cicilan, dan menabung.


Sebagai bentuk apresiasi, Hannah Asa Indonesia membagikan dua voucher konsultasi keuangan gratis senilai Rp500 ribu kepada warga dari Desa Hanggira. Voucher tersebut berlaku selama satu bulan dan dapat dimanfaatkan untuk pendampingan pengelolaan keuangan secara lebih mendalam.


Festival Tampo Lore kali ini membuktikan bahwa perayaan budaya bisa bersanding dengan edukasi modern. Di tengah megahnya situs megalit Pokekea, semangat untuk hidup lebih bijak secara finansial pun tumbuh subur. (who)

 

Editor : Wahono.
#festival #Megalit Pokekea #poso #keuangan #Tampo Lore #situs