Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Kodim 1306/Palu Salurkan Bantuan Banjir ke Wombo Induk dan Wombo Kalonggo

Wahono. • Kamis, 5 Juni 2025 | 19:41 WIB
BANTUAN : Dandim 1306/Kota Palu Letkol Inf. Yudhi Hendro Prasetyo saat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Wombo Induk dan Wombo Kalonggo.
BANTUAN : Dandim 1306/Kota Palu Letkol Inf. Yudhi Hendro Prasetyo saat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Desa Wombo Induk dan Wombo Kalonggo.

RADAR PALU - Kodim 1306/Kota Palu menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Desa Wombo Induk dan Wombo Kalonggo, Rabu (4/6). Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1306/Palu, Letkol Inf. Yudhi Hendro Prasetyo.

 

Dalam keterangannya, Dandim menjelaskan bahwa sejak hari pertama bencana terjadi, pihaknya telah bergerak bersama pemerintah daerah dan kepolisian selama 14 kedepan.

 

“Sejak malam terjadinya bencana hingga proses pencarian korban terakhir, kami bersama-sama di lapangan. Ini menjadi bagian dari tanggung jawab kami bersama, antara TNI, pemerintah daerah, dan Polri,” ujar Letkol Yudhi.

 

Ia menambahkan, saat ini fokus utama adalah proses pemulihan kondisi masyarakat pascabanjir. Kegiatan pembersihan lingkungan, rumah warga serta pemulihan kehidupan warga terus dilakukan secara gotong royong. Kodim 1306 juga telah membentuk posko darurat tanggap bencana bersama aparat terkait lainnya.

 

“Dalam hal ini kami menyalurkan bantuan sembako untuk meringankan beban masyarakat. Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat dan sedikit membantu kebutuhan sehari-hari warga terdampak,” ucapnya.

 

Selain itu, Letkol Yudhi juga mengimbau masyarakat agar menjaga kelestarian lingkungan, salah satunya dengan melakukan penanaman pohon. Mengingat wilayah tersebut berada di kawasan pegunungan, upaya pelestarian alam dinilai penting guna mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.

 

Sementara itu, Kepala Desa Wombo Kalonggo, Zulfikar, mengungkapkan bahwa memasuki hari kesembilan pascabanjir, warga masih sangat membutuhkan bantuan logistik. Kondisi lahan pertanian yang belum bisa digarap membuat masyarakat belum dapat beraktivitas secara normal.

 

“Kami sangat bersyukur atas perhatian dari pemerintah, TNI/Polri, serta para relawan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” tuturnya.

 

Zulfikar menjelaskan, dari total 280 kepala keluarga (KK) di desa tersebut, sebanyak 129 KK terdampak langsung oleh banjir. Sisanya ikut merasakan dampak tidak langsung, terutama akibat akses jalan yang rusak parah.

 

 “Wilayah terparah ada di Dusun I dan Dusun II. Bahkan ada warga yang membutuhkan sepatu boot karena menderita penyakit kulit akibat lumpur,” tambahnya. (who)

Editor : Wahono.
#Banjir bandang #Donggala Sulawesi Tengah #palu #kodim