Diduga Barcode Pertalite Dipakai Orang Lain, Polisi Kumpulkan Bukti

Wahono. • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 15:09 WIB
Gedung Ditressiber Polda Sulteng
Gedung Ditressiber Polda Sulteng

 

RADAR PALU – Dugaan penyalahgunaan barcode untuk pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite menjadi keluhan warga di Kota Palu. Persoalan tersebut mencuat setelah seorang warga mengaku barcode kendaraan miliknya digunakan pihak lain untuk melakukan pengisian BBM.

Keluhan itu disampaikan pengguna Facebook, Rendi Riflianto M Arif, melalui unggahannya di media sosial. Ia mempertanyakan bagaimana barcode yang terdaftar untuk kendaraannya dapat digunakan pada kendaraan berbeda.

Menurut Rendi, dugaan penyalahgunaan tersebut baru diketahuinya ketika hendak mengisi Pertalite. Saat berada di SPBU, kuota pembelian BBM bersubsidi miliknya disebut telah habis karena sebelumnya digunakan untuk pengisian oleh pihak lain.

Baca Juga: Outdoor AC Diburu Maling, Warga Mantikulore Mulai Resah

“Kenapa bisa barcode mobil saya dipakai orang? Pas mau isi Pertalite, kuota sudah habis karena dipakai orang,” tulis Rendi dalam unggahannya.

Rendi juga mengaku telah mendatangi salah satu SPBU yang disebut dalam unggahannya untuk mempertanyakan persoalan tersebut. Ia menduga terdapat celah dalam sistem barcode yang dapat dimanfaatkan untuk pembelian BBM bersubsidi secara tidak semestinya.

Baca Juga: Truk Ringsek Tabrak Kontainer di Jalan Soekarno Hatta Palu, Sopir Sempat Terjepit

Ia mengimbau masyarakat yang mengalami kejadian serupa agar segera melaporkannya kepada pihak berwenang. Laporan masyarakat dinilai penting untuk membantu mengungkap dugaan penyalahgunaan barcode tersebut.

Menanggapi keluhan itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Achmad Muhaimin mengatakan, pihaknya masih melakukan pendalaman melalui Direktorat Reserse Siber (Ditresiber) Polda Sulteng.

“Saat ini Polda Sulteng melalui Ditresiber masih melakukan pendalaman dan penyelidikan sebagaimana laporan dari masyarakat,” ujar Achmad Muhaimin, Kamis (17/9).

Ia menambahkan, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti dan petunjuk lain terkait dugaan penyalahgunaan barcode tersebut.

“Petugas masih memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti serta petunjuk lainnya,” katanya.

Editor : Wahono.
Barcode pertamina bbm Ditressiber Polda Sulteng spbu