RADAR PALU – Pemadaman listrik kembali membayangi aktivitas masyarakat di Kota Palu dan sekitarnya. PLN menyebut kondisi tersebut sebagai manajemen beban, yang dilakukan secara bertahap selama proses pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan pada sistem interkoneksi Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Melalui PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), pengaturan beban dilakukan di sejumlah wilayah kerja PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu.
Durasi pengaturan beban disebut berkisar 1 hingga 4 jam secara bergilir. Kondisi ini tentu berpotensi mengganggu aktivitas rumah tangga, pelaku usaha, perkantoran, hingga layanan masyarakat yang sangat bergantung pada pasokan listrik.
Baca Juga: PLN dan Kemendikdasmen Siapkan Fasilitas Olahraga untuk Morowali Utara
PLN menjelaskan, manajemen beban dilakukan karena selama pemeliharaan fasilitas sistem interkoneksi berlangsung terjadi penurunan daya mampu pasok. Pengaturan beban dinilai perlu dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan.
Namun bagi pelanggan, istilah manajemen beban pada akhirnya tetap berarti pasokan listrik harus dihentikan sementara di sejumlah titik.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven N. Koropit, mengatakan pemeliharaan infrastruktur interkoneksi tersebut telah berlangsung beberapa hari terakhir dan berdampak langsung terhadap pasokan daya di wilayah kerja PLN UP3 Palu.
Baca Juga: Listrik Desa Dipercepat, PLN Bidik 69 Desa di Sulteng Berlistrik pada 2029
“Beberapa hari terakhir sedang dilakukan pemeliharaan infrastruktur pada sistem interkoneksi. Hal ini berpengaruh langsung pada pasokan daya di wilayah kerja PLN UP3 Palu,” ujar Noven.
Menurutnya, pemeliharaan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif untuk menjaga kestabilan sistem dan mengoptimalkan performa jaringan kelistrikan dalam jangka panjang.
Di sisi lain, PLN mengakui kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat dan pelanggan di Palu sedikit terganggu. Petugas teknis disebut terus bekerja di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan.
Baca Juga: PLN Palu Ungkap Penyebab Utama Listrik Padam, Ternyata Pohon
“Kami menyadari aktivitas masyarakat dan pelanggan di Palu akan sedikit terganggu, namun langkah penyeimbangan beban ini harus dilakukan agar keandalan sistem kelistrikan tetap terjaga,” katanya.
Persoalannya, bagi pelanggan, gangguan listrik selama beberapa jam bukan perkara kecil. Terlebih bagi pelaku usaha yang membutuhkan listrik secara kontinu, pemadaman dapat berdampak langsung terhadap operasional dan produktivitas.
PLN pun meminta pelanggan di wilayah UP3 Palu aktif memantau jadwal pengaturan beban melalui aplikasi PLN Mobile, media sosial resmi PLN, maupun WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) setempat.
Pelanggan juga diimbau menghemat penggunaan listrik serta menyiapkan sumber daya cadangan untuk kebutuhan mendesak.(*/rna)
Editor : Rony Sandhi