Episentrum gempa berada pada koordinat 0,26 derajat Lintang Utara dan 120,25 derajat Bujur Timur. Lokasinya berada di laut, sekitar 71 kilometer barat daya Parigi Moutong.
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan setelah kejadian.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,9 Berpusat di Tinombo Parimo, Getaran Dirasakan Sejumlah Wilayah
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan gempa tersebut tergolong dangkal dan berkaitan dengan aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan mendatar naik atau oblique thrust fault.
“Berdasarkan hasil pemodelan tsunami, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” demikian keterangan resmi BMKG.
Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah. Intensitas terkuat mencapai V MMI di Tinombo, Parigi Moutong, dan Dampelas, Donggala. Pada skala IV MMI, getaran dirasakan di Kota Parigi, Donggala, Tolitoli, dan Palu.
Sementara itu, wilayah Sigi Biromaru mengalami guncangan dengan intensitas III MMI. Getaran pada skala tersebut umumnya terasa nyata di dalam rumah dan menyerupai sensasi kendaraan berat melintas.
Hingga pukul 23.30 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas. Warga juga diminta menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa demi menghindari risiko.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Wilayah Barat Daya Parigi Moutong
BMKG akan terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan dan menyampaikan informasi terbaru melalui kanal resminya.
Editor : Wahono.