Bupati Rizal Buka Festival Danau Lindu 2026, Dorong Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Alam dan Budaya

Rony Sandhi • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 12:56 WIB
MERIAH : Festival Danau Lindu 2026 resmi dibuka oleh Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Kamis malam (23/7/2026).(Dokumentasi Humas Pemkab Sigi)
MERIAH : Festival Danau Lindu 2026 resmi dibuka oleh Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Kamis malam (23/7/2026).(Dokumentasi Humas Pemkab Sigi)

RADAR PALU – Festival Danau Lindu 2026 resmi dibuka oleh Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Kamis malam (23/7/2026). Pembukaan festival ditandai dengan prosesi pemukulan lesung bersama para tamu undangan sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan tahunan yang mengangkat potensi alam, budaya, dan pertanian di kawasan Danau Lindu.

Dalam sambutannya, Bupati Rizal mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, pelaku usaha, akademisi, hingga pemerintah pusat untuk bersama-sama membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Pariwisata harus menjadi jalan untuk membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian alam dan budaya yang kita miliki," ujarnya.

Baca Juga: Merangkai Jejak Budaya Lewat Tulisan, Dinas Perpustakaan Sigi Targetkan Lahirkan Buku Kearifan Lokal 

Menurut Rizal, Danau Lindu memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata unggulan karena didukung panorama alam yang masih asri, kekayaan budaya masyarakat, serta hasil pertanian yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.

Ia menargetkan Festival Danau Lindu terus berkembang hingga mampu sejajar dengan festival-festival besar di Indonesia. Untuk itu, ia meminta dukungan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, Forkopimda, organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta seluruh masyarakat agar bersama-sama memajukan sektor pariwisata Kabupaten Sigi.

Rizal juga berharap Kementerian Pariwisata memberikan perhatian lebih terhadap Festival Danau Lindu agar masuk dalam agenda wisata nasional dan semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga: Kanwil Kemenkum Sulteng Bangun Kolaborasi Lindungi Karya Musik Lokal 

Selain mengembangkan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Sigi berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan. Hal itu dinilai penting karena Danau Lindu berada di kawasan Taman Nasional Lore Lindu yang merupakan kawasan konservasi sekaligus cagar biosfer dengan keanekaragaman hayati yang tinggi.

Menurutnya, pelestarian lingkungan harus berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi masyarakat sehingga manfaat pariwisata dapat dirasakan tanpa mengorbankan keberlanjutan alam.

Dalam kesempatan tersebut, Rizal juga menekankan pentingnya penguatan identitas budaya lokal sebagai daya tarik wisata. Ia mengusulkan agar budaya Rego dapat dikembangkan dan dipromosikan sebagai ikon budaya Kabupaten Sigi melalui kajian akademik sehingga memiliki pengakuan yang lebih luas.

Baca Juga: Eceng Gondok Menggila di Danau Lindu, Prodi Sumber Daya Akuatik UNTAD Ajak Masyarakat Turun Tangan 

Selain sektor pariwisata, Rizal menegaskan pembangunan Kabupaten Sigi juga akan ditopang oleh pertanian organik dan pengembangan UMKM. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah melaksanakan program percetakan sawah baru seluas sekitar 800 hektare di Desa Olu sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Sigi tidak membutuhkan emas kuning, tetapi emas hijau. Mari bersama-sama menjaga alam, mengembangkan pertanian, dan memajukan pariwisata demi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Festival Danau Lindu 2026 mengusung tema "Warisan Peradaban Lindu: The Majestic Land" dengan berbagai rangkaian kegiatan yang menampilkan kekayaan budaya, produk UMKM, potensi pertanian, serta diskusi mengenai pelestarian lingkungan dan pengembangan kebudayaan.

Baca Juga: Danau Lindu dalam Kepungan Eceng Gondok: Alarm Dini Bencana Ekologi 

"Diharapkan festival ini menjadi momentum memperkuat promosi Danau Lindu sebagai destinasi wisata unggulan Sulawesi Tengah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan," harap Bupati Rizal. (*)

Editor : Rony Sandhi
Festival Danau Lindu 2026 Kabupaten Sigi Mohamad Rizal Intjenae Pariwisata Sulawesi Tengah Danau Lindu