RADAR PALU – Hampir dua tahun sejak kasus pembunuhan Ananda Shalsha alias Caca mengguncang Kabupaten Poso pada Oktober 2024, hingga kini aparat penegak hukum belum juga menetapkan tersangka. Lambannya pengungkapan kasus tersebut kembali menuai sorotan.
Kantor Advokat dan Bantuan Hukum Celebes Legal Center (CLC) menyatakan siap memberikan pendampingan hukum kepada keluarga korban. Pada Jumat (10/7/2026), pendiri CLC, Albert Sinay, S.H., bersama ibu kandung korban, Nina Sulelino, mendatangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Poso untuk memperoleh perkembangan terbaru penyidikan.
Usai pertemuan dengan penyidik, Albert menjelaskan bahwa proses penyidikan masih terus berjalan. Berdasarkan penjelasan Kanit PPA Polres Poso, saat ini terdapat tujuh orang saksi yang masih didalami keterangannya untuk mengungkap pelaku pembunuhan.
Selain pemeriksaan saksi, penyidik juga memperkuat proses penyidikan melalui pendapat para ahli, di antaranya ahli forensik dan ahli psikologi. Hasil pendalaman terhadap para saksi dan keterangan ahli tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi penyidik untuk menetapkan tersangka.
"Kami berharap proses pendalaman terhadap tujuh saksi ini benar-benar mampu mengungkap siapa pelaku pembunuhan Caca sehingga perkara ini memperoleh kepastian hukum," kata Albert kepada wartawan.
Albert menegaskan, masyarakat tidak boleh melupakan kasus yang telah menyita perhatian publik tersebut. Menurutnya, dukungan moral kepada keluarga korban sangat penting agar perjuangan mencari keadilan tidak berhenti di tengah jalan.
Baca Juga: HUT Bhayangkara ke-80, Momentum Polres Poso Menuntaskan Misteri Kematian Caca di Poso
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengawal perkembangan penyidikan sehingga kasus tersebut tetap menjadi perhatian berbagai pihak.
"Kami mengajak masyarakat untuk menolak lupa terhadap kasus ini. Ibu Nina sebagai orang tua korban membutuhkan dukungan dan doa agar tetap kuat memperjuangkan keadilan bagi anaknya," ujarnya.
CLC berharap penyidikan kasus pembunuhan Caca terus menjadi perhatian serius jajaran kepolisian, mulai dari Kapolres Poso, Kapolda Sulawesi Tengah hingga Kapolri.
Baca Juga: Sudah Dua Kali Ganti Kapolres, Misteri Tewasnya Caca di Poso Makin Tak Jelas
Albert mengungkapkan, keluarga korban juga telah menyampaikan aduan resmi kepada Bareskrim Polri agar proses penyidikan mendapatkan pengawasan langsung dari tingkat pusat.
Dengan adanya pendampingan hukum dan pengawasan yang lebih luas, keluarga berharap pengungkapan kasus yang telah berjalan hampir dua tahun itu dapat segera menemukan titik terang dan menghadirkan kepastian hukum bagi korban maupun keluarganya.(*)
Editor : Rony Sandhi