Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

BPBD Sulteng Percepat Pendataan Korban Gempa Sigi, Huntara Segera Dibangun

Rony Sandhi • Senin, 22 Juni 2026 | 10:20 WIB
Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, dalam konferensi pers melalui Zoom Meeting, Senin (22/6/2026).(Tangkapan layer video)
Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, dalam konferensi pers melalui Zoom Meeting, Senin (22/6/2026).(Tangkapan layer video)

RADAR PALU – Kepastian hunian bagi para penyintas gempa bumi di Kabupaten Sigi kini menjadi fokus utama pemerintah. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sulawesi Tengah masih melakukan pendataan rumah warga yang terdampak, mulai dari kategori rusak ringan, sedang, hingga rusak berat.

Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, dalam konferensi pers melalui Zoom Meeting, Senin (22/6/2026), menyampaikan bahwa proses pendataan masih berlangsung untuk memastikan penanganan dan penyaluran bantuan tepat sasaran.

“Untuk sementara, para penyintas selama sepekan akan ditempatkan di tenda yang berada di halaman depan rumah mereka,” ujar Asbudianto.

Baca Juga: 1.256 Gempa Susulan Guncang Sigi, BMKG: Waspadai Longsor Saat Hujan Lebat

Ia menjelaskan, bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, pemerintah akan membangun hunian sementara (huntara). Lokasi huntara direncanakan berada di halaman rumah penyintas atau di sekitar lokasi rumah yang terdampak.

“Selama satu bulan ke depan, tim akan melakukan pendataan rumah sesuai kategori kerusakannya. Setelah itu, akan dilakukan pembangunan huntara terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan pemberian bantuan perbaikan rumah sesuai tingkat kerusakan,” jelasnya.

Asbudianto menambahkan, berdasarkan informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, penyintas dengan rumah berkategori rusak berat diperkirakan akan menerima bantuan perbaikan senilai lebih dari Rp50 juta.

Baca Juga: Gempa M 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Kali Gempa Susulan Pascagempa M 6,7

“Saya mendapatkan informasi bahwa korban dengan rumah yang masuk kategori rusak berat kemungkinan akan mendapatkan bantuan di atas Rp50 juta,” katanya.

Saat ini, tim BPBD Sulawesi Tengah terus melakukan pendataan rumah rusak, jumlah penyintas, kebutuhan mendesak warga, serta pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami longsor susulan akibat gempa yang terjadi pada 16 Juni 2026. Proses ini dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat terdampak. (ron)

Editor : Rony Sandhi
#Gempa Sigi BPBD Sulteng Huntara Bantuan Rumah BNPB