Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

PT Vale Perkuat ESG di 2025, Investasi Lingkungan Naik 54 Persen dan Rehabilitasi Ribuan Hektare Lahan

Rony Sandhi • Senin, 4 Mei 2026 | 09:40 WIB
Transformasi berkelanjutan PT Vale menuju operasi yang lebih tangguh.(Dokumentasi PT Vale)
Transformasi berkelanjutan PT Vale menuju operasi yang lebih tangguh.(Dokumentasi PT Vale)

RADAR PALU – Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi PT Vale Indonesia Tbk dalam menghadapi tantangan industri pertambangan global sekaligus memperkuat keberlanjutan sebagai fondasi utama strategi bisnis jangka panjang.

Di tengah meningkatnya tuntutan dunia terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab, Perseroan berhasil menjadikan aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG) sebagai pendorong utama penciptaan nilai jangka panjang, bukan sekadar agenda pelengkap perusahaan.

Komitmen tersebut tercermin dalam penyampaian Laporan Keberlanjutan 2025 dan Laporan Tahunan 2025 kepada Otoritas Jasa Keuangan. Kedua laporan itu menegaskan transformasi berkelanjutan PT Vale menuju operasi yang lebih tangguh, efisien, dan berkelanjutan.

Baca Juga: PT Vale Raih Pinjaman Hijau US$750 Juta, Perkuat Proyek Strategis dan Transisi Energi

Sepanjang 2025, PT Vale meningkatkan investasi lingkungan sebesar 54,3 persen menjadi US$43,79 juta. Langkah ini mendorong percepatan agenda dekarbonisasi dan efisiensi operasional, termasuk penurunan intensitas energi yang memperkuat jalur transisi menuju operasi rendah karbon.

Dalam upaya pemulihan lingkungan, PT Vale merehabilitasi 156,67 hektare lahan pascatambang di Sorowako. Selain itu, perusahaan juga menjalankan program pemulihan daerah aliran sungai seluas 2.988 hektare di lima provinsi.

Di bidang sosial, PT Vale meningkatkan investasi pengembangan masyarakat sebesar US$4,73 juta atau naik 18,3 persen dibanding tahun sebelumnya. Program tersebut difokuskan pada pendidikan, pemberdayaan ekonomi lokal, dan pembangunan infrastruktur dasar.

Baca Juga: PT Vale Catat Laba US$76,1 Juta, Fondasi Pertumbuhan Jangka Panjang Kian Kuat

Perusahaan juga terus mendorong inklusi tenaga kerja lokal, dengan 83,3 persen pekerja berasal dari masyarakat sekitar wilayah operasi. Sementara keterwakilan perempuan di seluruh organisasi meningkat menjadi 12,1 persen.

Kinerja tata kelola perusahaan turut menunjukkan penguatan. Peringkat Risiko ESG Perseroan dari Sustainalytics membaik menjadi 23,7, dengan penurunan eksposur risiko sebesar 19,4 persen. PT Vale juga meraih skor ASEAN Corporate Governance Scorecard sebesar 99,53 yang mencerminkan transparansi dan akuntabilitas tingkat tinggi.

Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto menyatakan bahwa 2025 menjadi tahun penentu dalam memperkuat peran keberlanjutan sebagai penggerak bisnis.

“Di PT Vale, ESG tertanam dalam setiap keputusan yang kami ambil, membentuk cara kami beroperasi, menciptakan nilai, dan berkontribusi bagi masa depan Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: Harmoni Ramadan, PT Vale Perkuat Kolaborasi dengan Media di Palu untuk Dorong Keberlanjutan

Ke depan, PT Vale akan terus memperdalam integrasi ESG melalui proyek pertumbuhan strategis di Sorowako, Pomalaa, dan Morowali. Langkah ini diharapkan memperkuat kontribusi perusahaan terhadap agenda hilirisasi nasional sekaligus mendukung transisi energi global.(*)

 

Editor : Rony Sandhi
#PT Vale Vale Indonesia ESG Pertambangan Hijau HilirisasiIndonesia