Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Bank Sulteng Minta Masyarakat Waspada, Beredar Hoaks Undian Berhadiah di Facebook

Agung Sumandjaya • Selasa, 28 April 2026 | 17:43 WIB
Contoh pengumuman hoax yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Contoh pengumuman hoax yang disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.

RADAR PALU – Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya penipuan online yang mengatasnamakan Bank Sulteng.

Modus terbaru beredar melalui platform Facebook berupa informasi palsu tentang “Gebyar Undian Berhadiah” yang disertai tautan pendaftaran mencurigakan.

Dalam unggahan tersebut, pelaku mengklaim adanya undian berhadiah besar bagi nasabah, lengkap dengan daftar hadiah seperti mobil, sepeda motor, hingga paket umrah.

Baca Juga: Polsek Tawaeli Tangkap Dua Pengedar Sabu, Paket 9 Juta Akan Beredar ke Wilayah Parimo

Bahkan, korban diarahkan untuk mengklik tombol “daftar sekarang” yang diduga merupakan praktik phishing untuk mencuri data pribadi.

Humas Bank Sulteng, Abduh Borman, menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks dan tidak berasal dari pihak bank.

“Bank Sulteng tidak pernah menyelenggarakan program undian melalui tautan tidak resmi, apalagi meminta nasabah mengisi data pribadi melalui link yang tidak jelas sumbernya,” tegas Abduh.

Baca Juga: Serangan AS-Israel Hantam Pabrik Obat Iran, Pasokan Diabetes dan Jantung Menipis

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi Bank Sulteng, seperti website dan akun media sosial terverifikasi. Selain itu, nasabah diminta tidak mudah tergiur dengan iming-iming hadiah besar tanpa kejelasan.

Abduh juga mengingatkan bahwa seluruh layanan dan program resmi Bank Sulteng berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan serta dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan.

“Jika menemukan informasi mencurigakan, segera konfirmasi ke call center resmi atau laporkan. Jangan sampai menjadi korban penipuan,” tambahnya.

Baca Juga: Hadianto Rasyid Soroti Kepala Sekolah Otoriter, Tegaskan Sekolah Harus Aman untuk Guru

Fenomena penipuan digital dengan modus serupa terus meningkat, memanfaatkan rendahnya literasi digital dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi keuangan. Oleh karena itu, kewaspadaan dan verifikasi informasi menjadi kunci utama dalam mencegah kerugian. (*)

Editor : Agung Sumandjaya
#penipuan #hoaks #Waspada #Bank Sulteng