RADAR PALU – Dua peristiwa kebakaran lahan terjadi dalam satu hari di Kota Palu, Jumat (24/4/2026). Selain diduga dipicu unsur kesengajaan dan kelalaian manusia, insiden ini juga diwarnai tindakan penghalangan terhadap wartawan saat melakukan peliputan.
Kebakaran pertama terjadi di area belakang Hotel Palu Golden, Jalan Raden Saleh, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, sekitar pukul 14.00 WITA. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palu menerima laporan dari warga sekitar pukul 13.50 WITA dan langsung bergerak ke lokasi pada pukul 13.53 WITA.
Tim tiba pukul 14.00 WITA dan berhasil mengendalikan api sekitar pukul 15.03 WITA. Operasi dipimpin Komandan Pleton 2, Fadlan S.AP, dengan mengerahkan dua unit armada dan sembilan personel.
Baca Juga: KPP Palu–BRI Teken MoU, Maksimalkan Lelang Aset Wajib Pajak
Petugas piket Disdamkarmat, Muhammad Musrifin, menyebut objek yang terbakar merupakan lahan kosong berisi semak dan tumpukan sampah di belakang hotel. Dugaan awal mengarah pada pembakaran yang disengaja.
“Informasi yang kami terima, kebakaran terjadi di lahan kosong. Dugaan sementara akibat pembakaran yang disengaja,” ujarnya.
Warga setempat, Syahrul, mengaku sempat khawatir melihat asap hitam tebal membumbung tinggi dari lokasi yang berdekatan dengan permukiman. “Kami waspada karena takut api merambat ke rumah warga,” katanya.
Baca Juga: Apel Siaga Bencana 2026, Bupati Erwin Burase Tegaskan Kesiapsiagaan Harus Berkelanjutan
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini sempat diwarnai tindakan tidak bersahabat dari pihak hotel. Saat peliputan berlangsung, wartawan Jawa Pos Radar Palu sempat dihalangi oleh pihak hotel untuk mengakses lokasi kejadian. Padahal kejadian tersebut menyita perhatian publik.
Beberapa jam berselang, kebakaran kembali terjadi di kawasan Hutan Kota, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, sekitar pukul 14.55 WITA. Api dengan cepat membesar akibat kondisi lahan yang kering dan adanya material mudah terbakar, termasuk tumpukan sampah dan ban bekas di lokasi.
Laporan kebakaran diterima petugas dari warga bernama Endi pada pukul 15.03 WITA. Tim Damkar bergerak pukul 15.05 WITA dan tiba di lokasi pukul 15.09 WITA.
Baca Juga: Literasi SDN 3 Palu Tembus 100 Persen, Ini Rahasianya
Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 15.40 WITA dan seluruh personel kembali ke markas pada pukul 15.45 WITA. Operasi dipimpin Komandan Regu II Akbar, didukung Peleton 2 di bawah komando Danton Fadlan S.AP serta Danton Rescue Umar Lolo, dengan mengerahkan satu unit armada (Unit 04) dan dibantu Relawan Emergency Kota Palu.
Sementara itu, Kepala Bidang Penanggulangan dan Penyelamatan Disdamkarmat Palu, Danu Saputra, menyampaikan dugaan sementara kebakaran di lahan milik Palu Golden dan kawasan Hutan Kota dipicu kelalaian manusia (human error), meskipun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa tersebut. Namun, kejadian beruntun ini menjadi peringatan serius terkait meningkatnya risiko kebakaran lahan di wilayah perkotaan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering,” sebutnya.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran sembarangan, termasuk membakar sampah, karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas dan membahayakan lingkungan serta permukiman warga. (*)
Editor : Agung Sumandjaya