Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Palu Jadi Kota Terpanas di Indonesia, Efek Penyinaran Matahari Maksimal

Mugni Supardi • Senin, 6 April 2026 | 22:15 WIB
Ilustrasi.(BMKG)
Ilustrasi.(BMKG)

RADARPALU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab tingginya suhu udara di Kota Palu yang mencapai 35,7 derajat Celsius hingga tercatat sebagai wilayah dengan suhu maksimum tertinggi di Indonesia dalam 24 jam terakhir.

Kepala Stasiun Meteorologi (Stamet) Mutiara Sis-Al Jufri Palu, Taufik, menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh pola angin divergensi yang terjadi di wilayah Sulawesi Tengah.

“Dari analisa tanggal 5 April 2026 terdapat pola angin divergensi di wilayah Sulawesi Tengah sehingga mengakibatkan kurangnya pertumbuhan awan,” ujarnya.

Baca Juga: Dana Pusat untuk Kota Palu Menyusut, APBD Kini Turun ke Rp1,72 Triliun

Minimnya tutupan awan membuat radiasi matahari langsung mencapai permukaan secara maksimal.

Hal ini diperkuat dengan hasil pengamatan alat pias matahari yang menunjukkan tingkat penyinaran mencapai 100 persen.

“Dari pengamatan, penyinaran matahari pada tanggal 4 dan 5 April mencapai 100 persen. Artinya, radiasi matahari benar-benar optimal tanpa terhalang awan,” jelasnya.

Baca Juga: Palu Jadi Kota Terpanas di Indonesia, BMKG Keliru Tulis Lokasi Stamet

Taufik menambahkan, alat pias matahari digunakan untuk mengukur durasi penyinaran matahari secara langsung.

Ketika tercatat 100 persen, berarti intensitas sinar matahari berlangsung penuh sepanjang periode pengamatan.

Kondisi ini berdampak langsung pada peningkatan suhu udara di permukaan, sehingga Palu tercatat sebagai wilayah dengan suhu maksimum tertinggi di Indonesia dalam rilis BMKG terbaru.

 

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak suhu panas, seperti dehidrasi dan kelelahan, serta mengurangi aktivitas di luar ruangan pada siang hari. (*)

Editor : Mugni Supardi
#suhu panas Palu #penyinaran matahari 100 persen #Stamet Mutiara Palu #BMKG Palu #cuaca sulawesi tengah