RADAR PALU – Kondisi rusak dan berlubang di Jalan Lamotu, Palu Barat yang sempat memicu protes warga hingga aksi penanaman pisang, akhirnya mendapat respons dari Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PU Kota Palu, Ismayadin, memastikan bahwa pengaspalan jalan tersebut dijadwalkan mulai pertengahan tahun 2026, setelah proses lelang proyek rampung.
“Kami menunggu proses lelang yang dilakukan April ini. Kemungkinan pertengahan tahun sudah bisa dilakukan pengaspalan,” ujar Ismayadin kepada Jawa Pos Radar Palu, Kamis (2/4/2026).
Baca Juga: Digeledah Kejari, Dugaan Korupsi Dinas Peternakan Sigi Kian Menguat
Ia menjelaskan, perencanaan teknis untuk perbaikan Jalan Lamotu sebenarnya telah disusun sejak tahun 2025. Tahun ini, proyek tersebut masuk tahap pelaksanaan fisik dan telah dialokasikan dalam anggaran.
“Proses ini sudah berlangsung sejak 2025. Tahun ini pelaksanaan fisiknya dimulai dan sudah teranggarkan,” jelasnya.
Menanggapi aksi protes warga yang sempat viral, pihaknya menyebut telah dilakukan mediasi oleh pemerintah setempat guna meredam situasi. Sebagai langkah awal, dilakukan penimbunan sementara untuk mengurangi risiko bagi pengguna jalan sambil menunggu proses lelang selesai.
Baca Juga: Sinergi Kemenkum Sulteng dan Disperdagind Palu Dorong Perlindungan KI UMKM
“Kami sudah lakukan mediasi. Langkah awalnya penimbunan dulu sambil menunggu proses lelang selesai,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ismayadin mengungkapkan bahwa sejumlah ruas jalan lain di wilayah Palu Barat juga menjadi perhatian pemerintah untuk diperbaiki. Namun, pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
“Semua akan kami perhatikan, tetapi pelaksanaannya bertahap. Anggaran terbatas, jadi kami dahulukan yang prioritas,” tutupnya. (*)
Baca Juga: Drainase Terbuka Ancam Warga, Penutup Kerap Dicuri, Perkim Palu Desak Sanksi Tegas
Editor : Agung Sumandjaya