RADAR PALU - Fenomena Pink Moon 2026 dapat disaksikan dari Indonesia pada Kamis, 2 April 2026. Puncaknya diperkirakan terjadi pukul 09.11 WIB.
Meski puncak terjadi pagi hari, masyarakat tetap bisa menikmati keindahan bulan purnama pada malam sebelumnya atau malam setelahnya.
Baca Juga: Jadwal Pink Moon 2026 Indonesia, Ini Waktu Terbaik
Fenomena ini menjadi salah satu momen langit yang dinanti, terutama bagi pecinta astronomi dan fotografi malam.
Kenapa Disebut Pink Moon?
Banyak yang mengira Pink Moon berwarna merah muda. Faktanya, warna bulan tetap seperti biasa, yakni putih terang atau kekuningan.
Nama “Pink Moon” berasal dari tradisi masyarakat asli Amerika. Mereka menamai bulan purnama April berdasarkan mekarnya bunga liar Phlox subulata atau moss pink.
Baca Juga: Long Weekend April 2026, Ini Daftar Tanggal Merahnya
Bunga ini menjadi penanda datangnya musim semi. Karena itu, istilah Pink Moon lebih bersifat simbolis daripada visual.
Penjelasan Ilmiah dan Siklus Bulan
Secara ilmiah, Pink Moon 2026 adalah bagian dari siklus fase bulan yang terjadi secara rutin.
Bulan mengelilingi Bumi dalam siklus sekitar 29,53 hari. Siklus ini dikenal sebagai periode sinodik, yang memungkinkan fase bulan—termasuk bulan purnama—diprediksi dengan akurat.
Perhitungan matematis inilah yang digunakan para ilmuwan untuk menentukan jadwal Pink Moon setiap tahunnya.
Fenomena Alam yang Jadi “Kalender”
Sejak dahulu, manusia memanfaatkan fase bulan sebagai penanda waktu alami.
Baca Juga: Basarnas Palu Ingatkan Modus Penipuan Berkedok Operasi SAR, Tegaskan Layanan Gratis
Suku-suku asli Amerika menjadikan siklus bulan sebagai “kalender hidup” untuk menentukan musim berburu, bercocok tanam, hingga perubahan cuaca.
Kemunculan Pink Moon bertepatan dengan perubahan musim di belahan bumi utara, menandai berakhirnya musim dingin.
Daya Tarik Pink Moon 2026
Pink Moon 2026 tetap menarik meski tanpa warna merah muda.
Fenomena ini menghadirkan bulan purnama yang tampak lebih terang dan indah, terutama saat terbit di ufuk timur.
Bagi pengamat langit, momen ini menjadi waktu terbaik untuk menikmati keindahan alam sekaligus memahami hubungan antara astronomi dan kehidupan di Bumi.
Pink Moon 2026 bukan sekadar fenomena langit biasa, tetapi juga pengingat tentang keteraturan alam dan ilmu pengetahuan. Jangan lewatkan momen bulan purnama April ini untuk menyaksikan keindahannya langsung dari langit Indonesia.***
Editor : Muhammad Awaludin