RADAR PALU – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Enrekang tetap dalam kondisi aman dan terjaga, meski terjadi antrean panjang kendaraan hingga sekitar satu kilometer di SPBU Massemba, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Leoran.
Antrean tersebut dipicu oleh meningkatnya kebutuhan BBM seiring tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus balik Lebaran. Lonjakan kendaraan, terutama dari wilayah Toraja yang melintas menuju Enrekang hingga Makassar, turut memberi tekanan pada permintaan BBM di sejumlah SPBU.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menjelaskan bahwa kondisi ini merupakan dampak langsung dari peningkatan volume kendaraan di jalur utama.
Baca Juga: Long Weekend April 2026, Ini Daftar Tanggal Merahnya
“Peningkatan kendaraan dari arus balik, termasuk pergerakan masyarakat dari Toraja yang melintasi Enrekang, menyebabkan lonjakan kebutuhan BBM. Hal ini memicu antrean lebih panjang dari biasanya, khususnya di titik dengan trafik tinggi,” ujarnya.
Meski demikian, Pertamina memastikan distribusi energi tetap berjalan normal dengan pengawasan intensif. Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat guna menjaga kelancaran pelayanan di lapangan.
“Pertamina bersama pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan pengelola SPBU terus melakukan pengaturan, termasuk menempatkan marshall untuk membantu mengurai antrean agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” tambah Lilik.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Siaga Arus Balik Lebaran, BBM Dipastikan Aman
Sementara itu, Sales Branch Manager Sulsel II Fuel, Muhammad Ridho Hasbullah, menegaskan bahwa stok BBM di wilayah Enrekang dalam kondisi mencukupi dan penyaluran tetap berjalan sesuai kebutuhan.
“Secara umum pasokan aman. Antrean yang terjadi lebih disebabkan oleh peningkatan permintaan selama arus balik. Kami juga telah mengoptimalkan suplai dan mempercepat distribusi ke SPBU,” jelasnya.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Pola konsumsi yang wajar dinilai penting untuk menjaga distribusi tetap merata serta menghindari kepadatan berlebih di SPBU.
Baca Juga: Harga Emas Pegadaian Hari Ini 30 Maret 2026, UBS-Antam Tak Bergerak
Selain itu, masyarakat diminta untuk melakukan pengisian BBM di lembaga penyalur resmi agar mendapatkan produk berkualitas dengan harga sesuai ketentuan. Jika menemukan kendala layanan atau indikasi pelanggaran, masyarakat dapat melaporkan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat monitoring distribusi dan mengambil langkah cepat guna memastikan akses energi masyarakat tetap lancar selama periode arus balik. (*)
Editor : Rony Sandhi