Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Polda Sulteng Siapkan Pengamanan Haul Guru Tua ke-58, 75 Ribu Jamaah Diprediksi Hadir

Talib • Jumat, 27 Maret 2026 | 16:41 WIB

Polda Sulteng gelar rakor lintas instansi untuk memastikan Haul Guru Tua ke-58 di Palu berjalan aman dan lancar.
Polda Sulteng gelar rakor lintas instansi untuk memastikan Haul Guru Tua ke-58 di Palu berjalan aman dan lancar.

RADAR PALU 

PALU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah mematangkan kesiapan pengamanan peringatan Haul ke-58 Habib Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua yang diperkirakan akan dihadiri sekitar 75 ribu jamaah.

Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi (rakor) lintas instansi yang digelar di Aula Rupatama Polda Sulteng, Kamis (26/3/2026).

Rapat dipimpin langsung Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta berbagai instansi terkait.

Kapolda menegaskan bahwa pengamanan akan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga unsur pengamanan internal panitia.

“Pengamanan dibagi dalam beberapa ring untuk mengantisipasi potensi kerawanan seperti kepadatan massa, pencurian kendaraan, dan gangguan kamtibmas lainnya,” ujar Endi.

Selain pengamanan, rekayasa lalu lintas menjadi fokus utama. Sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi kegiatan akan diatur dan dialihkan guna mengantisipasi kemacetan akibat lonjakan jamaah.

Polda juga meminta instansi terkait menyiapkan kantong parkir, posko kesehatan, ambulans, toilet umum, serta fasilitas pendukung lainnya. Penambahan tenaga medis di sejumlah titik dinilai penting untuk mempercepat penanganan kondisi darurat.

“Fasilitas bagi penyandang disabilitas juga harus disiapkan agar seluruh jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman,” tambahnya.

Dari sisi teknis, panitia diminta menata area kegiatan secara optimal, termasuk jalur VIP/VVIP, lokasi UMKM, serta sistem distribusi konsumsi untuk menghindari penumpukan massa.

Sebagai langkah antisipasi, simulasi atau gladi lapangan juga akan dilakukan sebelum puncak acara guna memastikan kesiapan personel dan teknis di lapangan.

Kapolda menekankan bahwa Haul Guru Tua bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menyebut rakor ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarinstansi.

“Koordinasi ini penting agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” katanya.

Rangkaian Haul Guru Tua ke-58 akan diawali dengan Festival Raudhah pada 28–30 Maret 2026, dilanjutkan kegiatan doa dan zikir pada 31 Maret, serta puncak acara pada 1 April 2026 sebelum Salat Dzuhur. ***

Editor : Talib
#pengamanan #Radar Palu #jamaah #palu #polda sulteng #Haul Guru Tua