Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Haul ke-58 Jadi Momentum Pengusulan Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional

Magang • Kamis, 26 Maret 2026 | 20:51 WIB

KEMBALI DIUSULKAN: Pengurus Besar Alkhairaat memanfaatkan momentum Haul ke-58 untuk memperkuat dukungan publik dalam pengusulan Guru Tua sebagai pahlawan nasional.
KEMBALI DIUSULKAN: Pengurus Besar Alkhairaat memanfaatkan momentum Haul ke-58 untuk memperkuat dukungan publik dalam pengusulan Guru Tua sebagai pahlawan nasional.
RADAR PALU — Pengurus Besar Alkhairaat terus mengintensifkan langkah dalam mendorong Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua agar ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di kantor PB Alkhairaat, Jalan Sis Al Jufri, Kota Palu, Kamis (26/03/2026).

Ketua Utama PB Alkhairaat, Husen Habibu, menyatakan bahwa pelaksanaan Haul ke-58 menjadi momentum penting untuk memperkuat dukungan dari masyarakat luas terhadap usulan tersebut.

Baca Juga: Ketua Panitia Haul Guru Tua Bantah Isu Pembagian Agenda Haul ke-58

Ia menuturkan bahwa kegiatan Raudhah dan Haul bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga bentuk penghormatan atas jasa besar Guru Tua dalam pengembangan pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia. Dukungan dari warga Alkhairaat di berbagai wilayah disebut menjadi kekuatan utama dalam proses pengusulan.

“Ini merupakan kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Alkhairaat. Harapannya, Guru Tua dapat ditetapkan sebagai pahlawan nasional,” ungkapnya.

Husen juga mengungkapkan bahwa sejumlah pejabat tinggi negara direncanakan hadir dalam puncak kegiatan. Di antaranya Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, serta Menteri Kebudayaan Fadli Zon.

Kehadiran para pejabat tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap Alkhairaat dan sosok Guru Tua. Selain itu, rangkaian kegiatan akan diisi dengan forum keilmuan yang melibatkan para ulama, termasuk kajian kitab kuning sebagai bagian dari warisan ajaran Guru Tua.

Baca Juga: Panitia Haul Guru Tua Temui Wali Kota Palu, Bahas Sinergi Pelaksanaan Haul dan Festival Raudhah

Dari sisi teknis, panitia terus mematangkan persiapan dengan melakukan koordinasi bersama aparat keamanan guna memastikan kegiatan berjalan lancar. Garda Alkhairaat bersama panitia juga menitikberatkan pelayanan bagi jamaah, mulai dari konsumsi hingga kenyamanan selama acara berlangsung.

“Fokus kami bukan hanya pengamanan, tetapi juga memastikan seluruh jamaah mendapatkan pelayanan yang baik sehingga meninggalkan kesan positif,” jelasnya.

Di akhir keterangannya, Husen mengajak masyarakat untuk turut menyebarluaskan informasi terkait kegiatan tersebut serta mendukung pengusulan Guru Tua sebagai pahlawan nasional. Ia berharap seluruh rangkaian acara dapat berlangsung sukses dan memberikan manfaat luas. (mg1)

Editor : Nur Soima Ulfa
#Haul ke 58 #Alkhairaat #Guru Tua #Haul Guru Tua #Pahlawan Nasional