RADAR PALU – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan pasien tuberkulosis (TB) tetap bisa bersilaturahmi saat Lebaran, asalkan menjalani pengobatan secara rutin dan menerapkan protokol pencegahan penularan.
Melalui edukasi publik, Kemenkes menyampaikan bahwa pejuang TB tidak perlu menghindari momen kebersamaan dengan keluarga maupun teman.
Aktivitas seperti berkumpul hingga berpelukan tetap diperbolehkan, dengan catatan menggunakan masker untuk mencegah penularan.
“Bakteri TB menular melalui udara, seperti percikan saat batuk atau bersin, bukan dari sentuhan kulit,” demikian disampaikan dalam kampanye edukasi Kemenkes.
Selain itu, pasien TB juga diingatkan untuk menjaga asupan gizi selama masa pengobatan.
Konsumsi makanan tinggi kalori dan protein, seperti daging, telur, tempe, serta kacang-kacangan, dinilai penting untuk mempercepat proses pemulihan.
Kemenkes menegaskan, kepatuhan minum obat sesuai anjuran dokter menjadi kunci utama kesembuhan, sekaligus menekan risiko penularan kepada orang lain.
Dengan disiplin pengobatan dan penerapan langkah pencegahan, pejuang TB tetap dapat menikmati momen Lebaran dengan aman dan nyaman bersama orang terdekat.(*)
Editor : Mugni Supardi