RADAR PALU - Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui laman resminya membagikan panduan amalan sunah yang dianjurkan sebelum dan sesudah pelaksanaan Salat Idulfitri.
Panduan ini menjadi rujukan bagi umat Islam agar pelaksanaan ibadah Idulfitri tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga lebih sempurna dengan mengikuti sunah Rasulullah.
Salah satu amalan yang dianjurkan adalah makan terlebih dahulu sebelum berangkat menuju lokasi salat Id. Hal ini bertujuan untuk menegaskan bahwa pada hari tersebut umat Islam tidak lagi berpuasa.
Selain itu, umat Islam juga dianjurkan mengenakan pakaian terbaik. Tidak harus baru atau mahal, namun cukup bersih, rapi, dan sopan sebagai bentuk penghormatan terhadap hari raya.
Penggunaan wewangian atau parfum juga disarankan, selama tidak berlebihan.
Dalam pelaksanaannya, umat Islam dianjurkan berangkat menuju lokasi salat dengan berjalan kaki sambil melantunkan takbir. Tradisi ini mencerminkan semangat kebersamaan dan syiar Islam.
Menariknya, saat kembali dari lokasi salat Id, dianjurkan untuk mengambil rute yang berbeda dari jalur keberangkatan.
Muhammadiyah juga menekankan bahwa seluruh umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan, termasuk anak-anak, bahkan perempuan yang sedang berhalangan (haid), dianjurkan untuk hadir di lokasi salat Id guna menyemarakkan syiar hari raya.
Dengan menjalankan amalan-amalan sunah tersebut, diharapkan umat Islam dapat meraih keberkahan dan kesempurnaan dalam merayakan Idulfitri.(*)
Editor : Mugni Supardi