RADAR PALU – Penguatan investasi dan perluasan akses informasi teknologi bagi pelaku usaha daerah menjadi salah satu fokus pembahasan dalam pertemuan antara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Sulawesi Tengah dan Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang digelar di kantor DPN APINDO, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang investasi, khususnya Penanaman Modal Asing (PMA), di sejumlah sektor strategis seperti pertanian, perikanan, perkebunan, otomotif hingga teknologi.
Ketua Bidang Investasi PMDN dan PMA DPP APINDO Sulawesi Tengah, Ricky Tjui mengatakan salah satu tantangan yang dihadapi pelaku usaha di daerah adalah keterbatasan akses informasi terkait perkembangan teknologi dan bisnis terbaru.
Baca Juga: Digitalisasi Jadi Andalan SDN 5 Palu Tingkatkan Mutu Pendidikan
Menurutnya, banyak pelaku usaha di daerah yang belum memiliki jaringan luas untuk memperoleh informasi tersebut.
“Banyak pelaku usaha daerah yang membutuhkan informasi mengenai perkembangan teknologi dan peluang bisnis terbaru. Kami yang memiliki jaringan di China berupaya menjadi jembatan agar pelaku usaha di daerah tidak tertinggal dari sisi informasi dan pengembangan usaha,” ujar Ricky kepada Radar Palu, Jawa Pos.
Melalui pertemuan tersebut, APINDO Sulteng juga mengusulkan program Business Agricultural Trip, yakni kunjungan bisnis di sektor pertanian yang bertujuan mempertemukan investor dengan potensi agribisnis di Sulawesi Tengah.
Baca Juga: Litnum hingga Ekskul Jadi Program Unggulan SDN 1 Palu
Program tersebut merupakan inisiatif dari Ricky selaku Kepala PMA DPP APINDO Sulawesi Tengah dan mendapat sambutan positif dari pengurus DPN APINDO.
Rencananya, kegiatan perdana Business Agricultural Trip akan dilaksanakan antara Juli hingga Agustus 2026.
Program tersebut dirancang sebagai kegiatan berkelanjutan yang akan dilaksanakan secara bertahap untuk berbagai sektor usaha.
Baca Juga: Puluhan Karya Siswa Ramaikan Festival Kaligrafi Ramadan di Palu
“Trip ini akan dilakukan secara berkelanjutan per sektor, sehingga potensi investasi di Sulawesi Tengah dapat diperkenalkan secara lebih luas kepada investor,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, tim DPP APINDO Sulawesi Tengah yang hadir antara lain Arafah Sinjar sebagai International Affairs Staf Khusus Investasi serta Dedi Elmoechtar Bedolo sebagai pelobi antar birokrasi staf khusus investasi.
Sementara dari pengurus APINDO pusat hadir sejumlah perwakilan komite, antara lain Adi Harsono selaku Ketua Komite Asia Bidang Hubungan Internasional, Widiyanto dari Komite Perkebunan Bidang Pertanian dan Kehutanan, serta Benny Wijaya dan Agus Gunawan dari Komite Investment Promotion.
Baca Juga: Keren! Buku Karya Siswa SMPN 1 Palu Resmi Dipatenkan
Turut hadir pula Imam Liyanto dari Komite Family Business Bidang Investasi.
APINDO berharap sinergi antara pengusaha daerah dan pusat dapat membuka peluang investasi baru serta mempercepat pengembangan sektor-sektor unggulan di Sulawesi Tengah. ***
Editor : Talib