RADAR PALU – Luas habitat mangrove di Pulau Sulawesi tercatat mencapai 138.480 hektar pada tahun 2024.
Data tersebut dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi Statistik Lingkungan Hidup Indonesia 2025.
Berdasarkan data tersebut, Sulawesi Tenggara menjadi provinsi dengan luas mangrove terbesar di Pulau Sulawesi, yakni mencapai 65.141 hektar.
Posisi berikutnya ditempati Sulawesi Tengah dengan luas mangrove sekitar 38.064 hektar, disusul Sulawesi Utara sebesar 12.014 hektar, Sulawesi Selatan 10.800 hektar, Gorontalo 8.970 hektar, serta Sulawesi Barat 3.491 hektar.
Data ini bersumber dari Statistik Lingkungan Hidup Indonesia 2025 yang disusun BPS berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 139 Tahun 2024.
Hutan mangrove memiliki peran penting bagi ekosistem pesisir. Vegetasi ini berfungsi sebagai sabuk hijau penyangga yang mampu meredam energi gelombang laut, badai, maupun abrasi sebelum mencapai daratan.
Selain itu, mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai biota laut serta berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
BPS juga mencatat bahwa potensi pengembangan mangrove di Pulau Sulawesi masih mencapai sekitar 183.962 hektar, sehingga upaya pelestarian dan rehabilitasi kawasan mangrove dinilai masih sangat diperlukan.(*)
Editor : Mugni Supardi