Menanggapi hal tersebut, PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM di Sulawesi Tengah berada dalam kondisi aman dan terkendali.
SBM Sulteng Fuel PT Pertamina Patra Niaga, Gidan Rasendrianto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif guna menjaga stabilitas distribusi energi selama Ramadan hingga masa mudik Lebaran.
Baca Juga: Pemprov Sulteng Ajukan 6 Raperda Baru, Pendidikan Gratis hingga PAD Tambang
“Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Sales Area Sulteng telah melakukan berbagai upaya, di antaranya build up stock atau penambahan cadangan stok BBM di terminal distribusi serta melakukan forecasting kebutuhan energi untuk mengantisipasi potensi peningkatan konsumsi masyarakat,” ujar Gidan, Selasa (10/3/2026).
Selain memastikan ketersediaan stok, Pertamina juga menyiapkan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi. Mulai dari terminal BBM, armada mobil tangki, hingga SPBU dipastikan dalam kondisi siap untuk mendukung kelancaran penyaluran energi kepada masyarakat.
Menurut Gidan, selama periode Ramadan dan Idulfitri, Pertamina juga akan mengaktifkan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) yang bertugas memantau kondisi stok serta distribusi energi secara intensif di berbagai wilayah.
Baca Juga: Pemkab Parimo Sambut Program 200 Jembatan Garuda, Akses Desa Jadi Prioritas
“Selama masa Satgas RAFI, kami pastikan wilayah Sulawesi Tengah tetap akan terpenuhi, termasuk antisipasi peningkatan sekitar 6 persen dari demand normal seiring meningkatnya aktivitas arus mudik,” jelasnya.
Pertamina juga terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi terkait guna memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar dan tepat sasaran.
Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap konflik geopolitik di Timur Tengah, seperti ketegangan antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel yang berpotensi memengaruhi harga minyak dunia, Pertamina memastikan kondisi tersebut tidak berdampak pada ketersediaan BBM di daerah.
Baca Juga: Jelang Idul Fitri, Pemkab Sigi Siapkan 98 Ton Cadangan Pangan
“Pertamina memastikan pasokan energi tetap terjaga melalui sistem pengadaan dan distribusi yang terencana serta pemantauan stok secara berkala di seluruh infrastruktur distribusi,” kata Gidan.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan BBM secara bijak tanpa melakukan pembelian secara berlebihan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap menggunakan BBM secara efisien dan membeli sesuai kebutuhan harian. Tidak perlu melakukan panic buying karena stok dalam kondisi aman dan distribusi berjalan normal,” tegasnya.
Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar melakukan pembelian BBM sesuai ketentuan yang berlaku untuk menghindari pelanggaran yang dapat berujung pada konsekuensi hukum. (*)
Editor : Agung Sumandjaya