RADAR PALU – Sebanyak 31,95 juta jemaah dan pelaksana umrah tercatat mengunjungi dua masjid suci umat Islam, yakni Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, selama 10 hari pertama Ramadan 1447 Hijriah atau Ramadan 2026.
Dikutip dari The Islamic Information, Minggu (1/3/2026), angka tersebut diumumkan oleh otoritas pengelola Dua Masjid Suci di Arab Saudi sebagai bagian dari laporan operasional Ramadan tahun ini.
Jumlah tersebut mencakup jemaah yang melaksanakan salat wajib, salat tarawih, serta ibadah umrah yang meningkat signifikan sejak awal bulan suci.
Masjidil Haram di Kota Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah dilaporkan beroperasi penuh selama 24 jam untuk melayani lonjakan jemaah. Otoritas setempat mengerahkan ribuan petugas, relawan, dan personel keamanan guna memastikan kelancaran ibadah.
Petugas juga bertanggung jawab menjaga kebersihan area masjid, mengatur arus keluar-masuk jemaah, serta memberikan panduan bagi pengunjung dari berbagai negara.
Ramadan memang dikenal sebagai salah satu periode tersibuk di dua masjid suci tersebut. Namun, jumlah jemaah diperkirakan akan meningkat lebih tajam memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama saat umat Islam berburu malam Lailatul Qadar.
Pemerintah Arab Saudi menyatakan telah menyiapkan berbagai langkah tambahan untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, termasuk peningkatan layanan, pengaturan kepadatan, serta dukungan logistik bagi jutaan jemaah.
Ramadan menjadi momentum utama bagi umat Islam dunia untuk beribadah di Tanah Suci, dengan jutaan orang datang setiap tahun untuk merasakan suasana spiritual di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.***
Editor : Muhammad Awaludin