RADAR PALU - Ada perubahan yang perlu diperhatikan jamaah Ramadan tahun ini di Madinah. Otoritas Masjid an-Nabawi resmi menetapkan jadwal kunjungan ke Riyazul Jannah selama Ramadan 1447 H/2026 M.
Akses ke area Al-Rawdah Al-Sharifah kini diatur lebih ketat. Setiap pengunjung wajib memesan jadwal lebih dulu melalui aplikasi resmi Nusuk.
Untuk 20 hari pertama Ramadan, jadwal dibagi terpisah antara laki-laki dan perempuan.
Jamaah perempuan mendapat slot pukul 23.00–01.40 dan 06.00–11.00 waktu setempat.
Sementara jamaah laki-laki dijadwalkan pukul 02.00–05.00 dan 11.20–20.00.
Memasuki 10 hari terakhir Ramadan, pengaturan kembali disesuaikan.
Perempuan tetap pada pukul 06.00–11.00.
Laki-laki mendapat tambahan slot malam, yakni 23.00–00.00, selain jadwal 02.00–05.00 dan 11.20–20.00.
Penambahan waktu malam ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jamaah di fase akhir Ramadan, yang biasanya menjadi momen paling padat.
Pihak pengelola menegaskan, tanpa pemesanan resmi melalui aplikasi Nusuk, jamaah tidak diperkenankan masuk ke area Riyazul Jannah.
Riyazul Jannah sendiri berada di dalam Masjid Nabawi dan dikenal sebagai area yang sangat diminati jamaah karena nilai spiritualnya.
Pengaturan jadwal ini diharapkan membuat arus kunjungan lebih tertib dan nyaman selama bulan suci.
Setiap Ramadan, jumlah jamaah umrah asal Indonesia meningkat signifikan. Pengaturan jadwal di dua masjid suci menjadi perhatian penting agar ibadah berjalan lancar, terutama bagi jamaah yang berangkat melalui paket umrah Ramadan.***
Editor : Muhammad Awaludin