Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Ramadan 2026 di Makkah dan Madinah Lebih Panas, Hujan Diprediksi Minim

Muhammad Awaludin • Kamis, 19 Februari 2026 | 05:30 WIB
Suasana jamaah memadati Masjidil Haram di Makkah saat Ramadan dengan kondisi cuaca hangat.
Suasana jamaah memadati Masjidil Haram di Makkah saat Ramadan dengan kondisi cuaca hangat.

RADAR PALU – Bulan Ramadan 1447 H/2026 M di Makkah dan Madinah diperkirakan akan berlangsung dengan kondisi cuaca lebih hangat dan relatif kering.

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM) memprediksi suhu selama Ramadan akan berada di atas rata-rata historis, sementara curah hujan cenderung di bawah normal musiman. 

 

 

 

Di Makkah, suhu diproyeksikan meningkat sekitar 1°C di atas rata-rata. Sedangkan di Madinah, kenaikan suhu bisa mencapai 1,2°C. 

Secara historis, suhu rata-rata selama Ramadan berada di kisaran 26,8°C di Makkah dan 23,1°C di Madinah.

Sementara itu, total curah hujan bulanan diperkirakan lebih rendah dari rata-rata. Makkah biasanya menerima sekitar 4,2 mm hujan per bulan, dan Madinah sekitar 4,3 mm. Curah hujan yang terjadi diprediksi hanya berupa hujan ringan.

Prakiraan musiman ini dirilis untuk mendukung perencanaan operasional dan kesiapsiagaan, khususnya bagi entitas pemerintah dan penyedia layanan yang melayani jutaan jamaah yang diperkirakan memadati Dua Masjid Suci selama Ramadan. 

Kondisi cuaca menjadi faktor penting mengingat tingginya aktivitas ibadah di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sepanjang bulan suci.

Pemerintah Arab Saudi biasanya menyiapkan langkah mitigasi tambahan apabila terjadi lonjakan suhu, terutama untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan jamaah.***

Editor : Muhammad Awaludin
#curah hujan Arab Saudi #prakiraan cuaca Ramadan #cuaca Makkah Ramadan #Ramadan 2026 Makkah #suhu Madinah 2026