Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

PALADO Bergerak Galang Donasi Kemanusiaan untuk Sumatra dan Aceh

Nur Soima Ulfa • Senin, 22 Desember 2025 | 07:00 WIB

GALANG DANA: Tampak anggota PALADO menggalang dana di perempatan Jalan Basuki Rahmat-Touwa, Palu Selatan.
GALANG DANA: Tampak anggota PALADO menggalang dana di perempatan Jalan Basuki Rahmat-Touwa, Palu Selatan.
RADAR PALU-Aksi solidaritas selama tiga hari berhasil menghimpun Rp10 juta, sekaligus menjadi refleksi pentingnya keadilan ekologis, pelestarian, perlindungan lingkungan dan tanggung jawab menjaga alam.

Organisasi Pecinta Alam Dolo (PALADO) melaksanakan aksi penggalangan donasi sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan bagi para penyintas bencana alam di Sumatra dan Aceh.

Penggalangan dana dilakukan beberapa waktu yang lalu ini, dilakukan di sejumlah titik ruas jalan di sekitar Kota Palu dan Kabupaten Sigi. Dilakukan secara terbuka dengan menyasar pengguna jalan dan masyarakat yang melintas.

Aksi kemanusiaan ini  di pimpin oleh Muhammad Lutfi angkatan ke-3 sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) melibatkan anggota muda yang baru saja menyelesaikan pendidikan dasar (Diksar) dan tentu saja di damping oleh senior dan pengurus lainnya. 

Koordinator Lapangan PALADO, Mohammad Lutfi, SH, menyampaikan bahwa kegiatan ini di publikasikan ke media tidak bermaksud untuk pamer namun ini merupakan bentuk pertanggungjawaban dan transparansi kepada publik.

“Publikasi ini kami sampaikan sebagai wujud pertanggungjawaban kami kepada masyarakat Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan sekitarnya yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menyalurkan donasi dan kepeduliannya bagi masyarakat di Sumatra dan Aceh yang sedang dilanda bencana alam,” ujarnya dalam rilis tertulis yang diterima oleh Radar Palu pada Minggu (21/12/2025).

Donasi yang terkumpul selanjutnya disalurkan melalui Rumah Zakat yang berada di Bandung. Sebagai bentuk akuntabilitas,  Organisasi PALADO menerima sertifikat penyaluran donasi dan bantuan tersebut akan disalurkan langsung kepada para penyintas bencana di wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat dan Aceh.

ORASI: Untuk menggugah rasa kemanusiaan, dilakukan orasi di sela-sela penggalangan dana.
ORASI: Untuk menggugah rasa kemanusiaan, dilakukan orasi di sela-sela penggalangan dana.

 

Dalam pelaksanaan penggalangan donasi, Korlap yang biasa di  panggil Upi, melalui orasinya menggugah para pengguna jalan dengan mengingatkan pengalaman kolektif masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong, yang pernah mengalami bencana besar gempa, tsunami dan likuifkasi pada 28 September 2018.

Bencana alam yang terjadi telah menyebabkan kerusakan infrastruktur serta berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu proses pemulihan. Korlap juga menekankan bahwa kebangkitan daerah ini tidak lepas dari bantuan, kepedulian, dan solidaritas masyarakat Indonesia, tidak terkecuali dari masayarakat Sumatra Utara, Sumatra Utara dan Aceh.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud solidaritas dan tanggung jawab sosial terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana. “Bencana alam yang terjadi di Sumatra dan Aceh adalah duka kita bersama, kita semua pernah mengalami hal yang sama. Melalui penggalangan donasi ini, kami ingin mengajak masyarakat Kabupaten Sigi, Kota Palu dan sekitarnya untuk bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang terdampak, meskipun dari daerah yang jauh kiming ingin hadir dan berbagi dengan bantuan sekecil apapun kami yakin ini akan sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Sumatra dan Acah”, ujarnya Upi.

Ditempat yang  sama Ketua Organisasi Pecinta Alam  (PALADO) Ramadhan menyampaikan bahwa penggalangan donasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dan tanggung jawab kemanusiaan terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah, aksi ini  juga bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya solidaritas dan kepedulian lintas daerah dalam menghadapi situasi bencana.

“Kami percaya bahwa kekuatan kebersamaan dan solidaritas masyarakat dapat meringankan beban para korban serta mempercepat proses pemulihan,” ujarnya.

TEMBUS 10 JUTA: Aksi yang dilakukan selama tiga berturut-turut sukses menghimpun Rp10 juta.
TEMBUS 10 JUTA: Aksi yang dilakukan selama tiga berturut-turut sukses menghimpun Rp10 juta.
Organisasi PALADO menyerukan kepada semua pihak masyarakat, pelaku usaha, dan pemangku kebijakan untuk bertanggung jawab menjaga, melindungi, dan memulihkan lingkungan hidup, serta memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara adil dan berkelanjutan guna mencegah bencana ekologis berulang.

Sebagai informasi, Organisasi Pecinta Alam Dolo (PALADO) merupakan organisasi yang berdiri sejak tahun 1997dan berkedudukan diDesa Kotapulu, Kec. Dolo, Kabupaten Sigi.Organisasi ini  aktif melakukan pendidikan dasar pecinta alam, penjelajahan hutan dan gunung, pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon dan aksi pembersihan lingkungan dari sampah, serta mengikuti berbagai kegiatan dan kompetisi kepecintaalaman.

Selain itu, Pecinta Alam Dolo juga dikenal aktif melakukan aksi respons cepat (emergency response)dan kegiatan sosial-kemanusiaan, khususnya dalam penanganan bencana di wilayah Sulawesi Tengah, sehingga aksi penggalangan donasi ini merupakan bagian dari komitmen sosial kemanusiaan PALADO yang berkelanjutan.(*/uq)

Editor : Nur Soima Ulfa
#PALADO #Sumatra #galang dana #donasi #Pecinta Alam Dolo #aceh