Video yang diunggah oleh akun Facebook Hanna Riskii dan Misbah Ismail memperlihatkan reptil berukuran besar itu berada di dalam ruang tamu rumah, tepat di atas karpet, hanya beberapa meter dari perabot rumah.
Dalam unggahan tersebut, warga menyebut buaya itu diduga berasal dari aliran Sungai Palu yang lokasinya berada persis di belakang rumah korban.
“Dari beberapa hari lalu memang ada buaya di got besar, tapi kali ini sudah masuk rumah. Ngeri,” tulis pengunggah.
Kejadian ini memicu gelombang kecemasan baru di kalangan warga bantaran sungai. Pasalnya, buaya Sungai Palu sudah dikenal agresif dan dalam beberapa tahun terakhir telah menelan banyak korban, termasuk warga yang sedang beraktivitas di sekitar sungai.
Warga menyebut kemunculan satwa liar ini kemungkinan dipicu naiknya air sungai atau pergerakan buaya yang semakin mendekati permukiman karena perubahan habitat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari BKSDA Sulteng terkait penanganan buaya yang masuk rumah tersebut.
Namun masyarakat kembali diminta meningkatkan kewaspadaan, khususnya warga yang tinggal di daerah rawan konflik manusia dan buaya.
Fenomena buaya masuk ke rumah warga ini sontak menjadi viral dan kembali mengangkat isu klasik: mitigasi keselamatan dan pengendalian populasi buaya di Sungai Palu yang belum kunjung tuntas.(*/awl)
Editor : Agung Sumandjaya