RADAR PALU - Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Tadulako Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, resmi meraih Akreditasi Unggul dari LAMEMBA (Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi).
Capaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan Prodi menuju visinya untuk menjadi program studi yang unggul di Asia Tenggara pada tahun 2030 dalam penerapan ilmu manajemen berbasis bisnis lokal orientasi global (BLOG).
Koordinator Program Studi S1 Manajemen, Harnida Wahyuni Adda, Ph.D., menyampaikan bahwa pencapaian Akreditasi Unggul merupakan bukti nyata dari komitmen seluruh sivitas akademika dalam menjaga mutu pendidikan tinggi yang berdaya saing global namun tetap berpijak pada potensi lokal.
“Akreditasi Unggul ini bukan hanya simbol prestasi, tetapi cerminan dari budaya akademik yang terus tumbuh, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan ilmu manajemen yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Harnida.
Status Akreditasi Unggul ini diraih melalui proses yang tidak hanya memakan waktu, tetapi juga mencerminkan upaya kolektif membangun budaya kebersamaan dan komitmen mutu di lingkungan Prodi Manajemen FEB Untad. Selama lebih dari satu tahun, di bawah koordinasi Ketua Tim Akreditasi, Wiri Wirastuti, S.E., M.Si., tim akreditasi bekerja intensif mengumpulkan, menelaah, dan mendokumentasikan seluruh hasil capaian Prodi dalam empat tahun terakhir.
Penyusunan dokumen dilakukan secara menyeluruh mencakup kurikulum, tata kelola, capaian pembelajaran, kegiatan tridarma, serta sistem penjaminan mutu, agar seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan selaras dengan prinsip Good University Governance sebagaimana tercantum dalam misi prodi.
Proses ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan standar akreditasi, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kolaborasi, tanggung jawab bersama, dan semangat continuous improvement. Upaya tersebut diiringi dengan penguatan digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian berbasis bisnis lokal berorientasi global, serta pengembangan kerja sama strategis dengan mitra industri, lembaga pemerintah, dan universitas di dalam maupun luar negeri.
“Kunci keberhasilan kami adalah kolaborasi. Semua pihak, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga mitra eksternal, ikut berkontribusi aktif. Akreditasi ini adalah hasil kerja bersama, bukan hasil individu,” tegas Harnida.
Faktor utama keberhasilan Prodi Manajemen FEB Untad terletak pada komitmen terhadap budaya mutu, kepemimpinan yang visioner, serta sinergi lintas pihak. Dukungan penuh dari pimpinan fakultas dan universitas turut memperkuat langkah Prodi untuk terus berinovasi dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing regional.Baca Juga: Jalur Kebun Kopi Sudah Dibuka, Tak Lagi Buka Tutup? Berikut Penjelasan Polisi.
Harnida menjelaskan bahwa pencapaian Akreditasi Unggul ini memberikan dampak positif yang signifikan, baik bagi mahasiswa maupun bagi institusi. Status tersebut menjadi jaminan mutu pendidikan yang diakui secara nasional dan internasional, sekaligus membuka peluang lebih luas untuk program pertukaran pelajar, akses beasiswa, riset kolaboratif, serta penguatan karier profesional lulusan di dunia industri global.
Selain fokus pada peningkatan kualitas akademik, Prodi S1 Manajemen FEB Untad juga berkomitmen membentuk karakter Generasi Z agar mampu menghadapi dunia global di bawah tekanan digitalisasi. Melalui pendekatan pendidikan yang holistik, mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga inovator yang beretika dan berkarakter, mampu menyeimbangkan antara kecerdasan digital dan nilai kemanusiaan.
“Tujuan kami adalah menjadikan mahasiswa tidak sekadar berdaya saing, tetapi juga berdaya guna,” jelas Harnida. “Kami ingin mereka memaksimalkan potensinya sebagai sumber daya manusia unggul, yang berpikir global, berperilaku etis, dan berakar pada nilai-nilai lokal,” katanya lagi.
Dengan semangat tersebut, Prodi S1 Manajemen terus mengimplementasikan visi 2030 untuk menjadi program studi unggul di Asia Tenggara dalam penerapan ilmu manajemen berbasis bisnis lokal orientasi global, melalui pendidikan yang adaptif, beretika, dan berkelanjutan.
Prodi Manajemen juga berkomitmen untuk meningkatkan mutu secara berkelanjutan melalui penguatan riset berbasis bisnis lokal berorientasi global, digitalisasi tata kelola akademik, serta perluasan jejaring kerja sama internasional dengan berbagai perguruan tinggi dan mitra industri.
“Akreditasi Unggul bukanlah akhir, tetapi awal dari babak baru perjalanan kami menuju visi besar tahun 2030 menjadi program studi unggul di Asia Tenggara dalam penerapan ilmu manajemen berbasis bisnis lokal orientasi global,” pungkas Harnida Adda.(*/ron)
Editor : Rony Sandhi