Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Gubernur Anwar Hafid Kolaborasi dengan Kementerian ESDM Upayakan Penertiban PETI di Sulawesi Tengah

Rony Sandhi • Selasa, 14 Oktober 2025 | 18:41 WIB

Gubernur dan Dirjen Kementerian ESDM langsung meninjau kawasan tambang di Poboya.
Gubernur dan Dirjen Kementerian ESDM langsung meninjau kawasan tambang di Poboya.
RADAR PALU - Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menjalin kolaborasi strategis dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam upaya penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sulawesi Tengah. Langkah ini menjadi komitmen nyata pemerintah Provinsi untuk menghadirkan tata kelola pertambangan yang lebih tertib, adil, dan terpenting berpihak pada masyarakat.

Dalam pernyataannya, Gubernur Anwar Hafid menerangkan Kementerian ESDM merespon positif semua langkahnya dalam menertibkan PETI. Selain tidak mengantongi izin, aktivitas pertambangan ilegal ini juga memicu banyak kerusakan lingkungan. Pernyataan tersebut diungkap Gubernur Anwar Hafid dalam Rapat Koordinasi Bersama Direktur Jenderal Penegakan Hukum ESDM, Rieke Jeffri Huwae.

“Alhamdulillah kami membicarakan banyak hal tentang pertambangan tanpa izin. Pak Dirjen memberikan kami jalan tengah yang harus kita ambil dalam rangka penertiban tambang ilegal ini,” kata Gubernur Anwar Hafid, Senin (13/10/2025).

Baca Juga: Perwali Pemilahan Sampah Diminta Libatkan Rumah Tangga dan Bank Sampah 

Gubernur menegaskan, persoalan PETI menjadi tugas krusial dan prioritas sejak awal dirinya memimpin Sulawesi Tengah. Berbagai persoalan menyangkut tambang ilegal selalu mampir di meja kerjanya. Baginya, menertibkan tambang ilegal adalah tugas utamanya demi menghindari masyarakat dari kerusakan lingkungan.

“Hal yang sangat penting dan krusial harapan kami bisa memberi kontribusi untuk masyarakat. Dan menjadi tugas utama saya juga sejak menjadi Gubernur untuk menertibkan PETI ini,” tegas Gubernur.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen melaksanakan langkah-langkah penertiban secara terukur, berkeadilan, dan tetap mengedepankan kesejahteraan masyarakat lokal.

Baca Juga: Miliki 32 Paket Sabu, Ayah dan Anak Ditangkap Polisi di Silae  

Kolaborasi dengan pemerintah pusat diharapkan menjadi kunci agar sumber daya alam dikelola secara berkelanjutan dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Sulawesi Tengah. Sebagai tambahan informasi, Gubernur Anwar Hafid juga membawa aspirasi masyarakat  Poboya kepada Dirjen Penegakan Hukum ESDM terkait dengan aktivitas pertambangan di wilayah mereka.

Bahkan usai melangsungkan rapat koordinasi, Gubernur dan Dirjen Kementerian ESDM langsung meninjau kawasan tambang di Poboya. Dalam kunjungannya, Gubernur ingin memastikan bahwa tambang benar-benar bekerja sesuai dengan kaidah yang baik dan benar. Lebih dari itu, guna melihat langsung kondisi sesuai dengan aspirasi yang ia terima dari masyarakat. (*)

Editor : Rony Sandhi
#Anwar Hafid #esdm #sulawesi tengah #tambang emas ilegal