Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Dorong Pengelolaan Keuangan Daerah yang Transparan dan Digital, Bank Sulteng Jalin Kerjasama dengan Pemkab Parimo  

Agung Sumandjaya • Kamis, 24 Juli 2025 | 14:59 WIB

 

JALIN KERJASAMA: Tampak suasana jalannya rapat koordinasi antara pihak Bank Sulteng dan Pemkab Parimo yang dilanjutkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
JALIN KERJASAMA: Tampak suasana jalannya rapat koordinasi antara pihak Bank Sulteng dan Pemkab Parimo yang dilanjutkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

PALU – PT Bank Sulteng kembali menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong.

Kedua pihak menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait implementasi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara online yang terintegrasi dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI).

Penandatanganan berlangsung pada Rabu, 24 Juli 2025 di Gedung Workshop PT Bank Sulteng, Palu.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama nasional antara Kementerian Dalam Negeri dan seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang telah dilaksanakan sebelumnya di Jakarta, 17 April 2025 lalu.

Direktur Utama Bank Sulteng, H. Ramiyatie, mengatakan kerja sama ini merupakan langkah penting dalam transformasi digital pengelolaan keuangan pemerintah daerah.

“SP2D Online adalah awal menuju tata kelola keuangan yang lebih modern, efisien, dan akuntabel. Kami bangga dapat mendampingi Parigi Moutong dalam proses digitalisasi keuangan daerah,” ujarnya.

Menurut Ramiyatie, Bank Sulteng siap mendukung seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Tengah melalui layanan perbankan yang inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong diwakili oleh Kepala BPKAD Yusrin Usman, SE., MM. yang menyatakan apresiasinya atas komitmen Bank Sulteng.

“Kerja sama ini memperkuat sinergi daerah dan perbankan dalam rangka mendorong tata kelola keuangan daerah yang transparan dan profesional,” ucap Yusrin.

Melalui SP2D Online, seluruh proses pencairan dana dari APBD akan dilakukan secara digital dan terhubung langsung dengan sistem milik Kementerian Dalam Negeri. Hal ini diharapkan dapat mengurangi potensi keterlambatan, sekaligus memperkuat pengawasan dan efisiensi penggunaan anggaran.

Bank Sulteng menegaskan bahwa implementasi SP2D Online merupakan bagian dari visi besar menuju pemerintahan digital yang bersih, transparan, dan melayani. (*/agg)

 

Editor : Agung Sumandjaya
#kerjasama #Pemkab Parimo #sulawesi tengah #digitalisasi #Bank Sulteng